alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Lapak Pedagang Pasar Kebonagung Dipasang Pembatas Plastik

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Lapak pedagang di Pasar Kebonagung kini dipasangi pembatas berupa sekat plastik. Hal itu dilakukan untuk memenuhi standar protokol kesehatan. Sebab, pasar merupakan salah satu tempat yang rentan dalam penularan Covid-19.

Plt Kepala UPT Pasar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Ridho Wijaya mengatakan, pemasangan pembatas sekat plastik sudah dilakukan pekan ini. Pihaknya sebelumnya berupaya meminimalisasi kerumunan di pasar. Salah satunya dengan menerapkan layanan belanja pesan antar bagi pembeli.

Tetapi pihaknya juga menyadari bahwa kegiatan jual beli di pasar tidak bisa dihentikan. Di sisi lain, tingginya mobilitas masyarakat di pasar perlu mendapat perhatian. “Makanya kami upayakan melalui pemasangan pembatas sekat plastik ini,” ujar Ridho.

Menurut dia, pemasangan pembatas transparan itu bertujuan untuk mengurangi kontak langsung antara pedagang dan pembeli. Ridho menyebut, ada 13 lapak pedagang yang sudah dipasang pembatas.

Pasar Kebonagung sendiri memang diharapkan menjadi pilot project penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional di Kota Pasuruan. “Jadi, 13 lapak itu yang sebelumnya berjualan di lantai, dipasangi pembatas sekaligus meja dan kursi untuk memudahkan pedagang melayani pembeli,” ujar Ridho.

Ridho juga menekankan, meski sudah ada pembatas, para pedagang tetap diminta untuk mengenakan masker saat melayani pembeli. “Imbauan itu terus kami lakukan karena pasar ini memang tempat yang rentan,” terangnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Lapak pedagang di Pasar Kebonagung kini dipasangi pembatas berupa sekat plastik. Hal itu dilakukan untuk memenuhi standar protokol kesehatan. Sebab, pasar merupakan salah satu tempat yang rentan dalam penularan Covid-19.

Plt Kepala UPT Pasar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Ridho Wijaya mengatakan, pemasangan pembatas sekat plastik sudah dilakukan pekan ini. Pihaknya sebelumnya berupaya meminimalisasi kerumunan di pasar. Salah satunya dengan menerapkan layanan belanja pesan antar bagi pembeli.

Tetapi pihaknya juga menyadari bahwa kegiatan jual beli di pasar tidak bisa dihentikan. Di sisi lain, tingginya mobilitas masyarakat di pasar perlu mendapat perhatian. “Makanya kami upayakan melalui pemasangan pembatas sekat plastik ini,” ujar Ridho.

Mobile_AP_Half Page

Menurut dia, pemasangan pembatas transparan itu bertujuan untuk mengurangi kontak langsung antara pedagang dan pembeli. Ridho menyebut, ada 13 lapak pedagang yang sudah dipasang pembatas.

Pasar Kebonagung sendiri memang diharapkan menjadi pilot project penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional di Kota Pasuruan. “Jadi, 13 lapak itu yang sebelumnya berjualan di lantai, dipasangi pembatas sekaligus meja dan kursi untuk memudahkan pedagang melayani pembeli,” ujar Ridho.

Ridho juga menekankan, meski sudah ada pembatas, para pedagang tetap diminta untuk mengenakan masker saat melayani pembeli. “Imbauan itu terus kami lakukan karena pasar ini memang tempat yang rentan,” terangnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2