alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Bapak Cekcok, Anak Membela dengan Menikam Lawan Cekcoknya

KEJAYAN, Radar Bromo – Tak terima bapaknya cekcok, sang anak pun membela. Namun gara-gara aksi itu, keduanya kini harus mendekam di sel jeruji Polsek Kejayan. Mereka diamankan karena diduga terlibat pengeroyokan.

Keduanya yaitu Mistar, 49 dan M. Imron, 22. Mereka merupakan warga Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Dugaan pengeroyokan itu berawal saat Mistar cekcok dengan M. Aziz, 28, juga warga Desa Sladi. Keduanya bertengkar hebat di depan minimarket di Desa Sladi. Pertengkaran itu sempat reda.

Senin (22/2) dini hari, Mistar yang seorang penjual bakso hendak pulang. Namun sesampai di depan rumahnya, Mistar dihadang oleh Aziz.

Akibatnya, pertengkaran kembali terjadi. Keduanya bahkan sempat berkelahi. Perkelahian itu diketahui Imron, anak Mistar. Imron pun berusaha membela. Dia bahkan menusuk Aziz.

“Anak pelaku ikut membantu dan menusuk korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Kejayan Aipda Agung Darmawan.

Tusukan Imron membuat Aziz terluka pada bagian perut kiri. Warga yang mengetahui insiden itu langsung melerai ketiga orang yang sedang tersulut amarah tersebut. Korban lalu dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk menjalani perawatan.

Petugas kepolisian juga datang ke lokasi. “Saat ini kedua tersangka sudah diamankan,” kata Agung.

Polisi juga mengamankan barang bukti antara lain, baju korban yang terdapat bercak darah, sebuah cambuk, dan sebilah pisau. Kedua tersangka kini ditahan di Mapolsek Kejayan untuk menjalani pemeriksaan.

“Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengeroyokan dan Penganiayaan,” tandas Agung. (tom/hn)

KEJAYAN, Radar Bromo – Tak terima bapaknya cekcok, sang anak pun membela. Namun gara-gara aksi itu, keduanya kini harus mendekam di sel jeruji Polsek Kejayan. Mereka diamankan karena diduga terlibat pengeroyokan.

Keduanya yaitu Mistar, 49 dan M. Imron, 22. Mereka merupakan warga Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Dugaan pengeroyokan itu berawal saat Mistar cekcok dengan M. Aziz, 28, juga warga Desa Sladi. Keduanya bertengkar hebat di depan minimarket di Desa Sladi. Pertengkaran itu sempat reda.

Senin (22/2) dini hari, Mistar yang seorang penjual bakso hendak pulang. Namun sesampai di depan rumahnya, Mistar dihadang oleh Aziz.

Akibatnya, pertengkaran kembali terjadi. Keduanya bahkan sempat berkelahi. Perkelahian itu diketahui Imron, anak Mistar. Imron pun berusaha membela. Dia bahkan menusuk Aziz.

“Anak pelaku ikut membantu dan menusuk korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Kejayan Aipda Agung Darmawan.

Tusukan Imron membuat Aziz terluka pada bagian perut kiri. Warga yang mengetahui insiden itu langsung melerai ketiga orang yang sedang tersulut amarah tersebut. Korban lalu dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk menjalani perawatan.

Petugas kepolisian juga datang ke lokasi. “Saat ini kedua tersangka sudah diamankan,” kata Agung.

Polisi juga mengamankan barang bukti antara lain, baju korban yang terdapat bercak darah, sebuah cambuk, dan sebilah pisau. Kedua tersangka kini ditahan di Mapolsek Kejayan untuk menjalani pemeriksaan.

“Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengeroyokan dan Penganiayaan,” tandas Agung. (tom/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/