alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kondisi Terminal Unsur Landai, Ada Penurunan Sampai Segini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Kondisi Terminal Untung Suropati di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tidak jauh berbeda dengan awal adanya pandemi Covid-19. Jumlah armada bus antarkota dalam provinsi (AKDP) di terminal tipe B ini tetap berkurang 40 persen dari saat kondisi normal.

Kepala Satgas Terminal Unsur Kota Pasuruan Mamak Ardiansyah mengatakan, jumlah armada AKDP yang masuk terminal pada pukul 07.00 hingga pukul 13.00, berkisar 70 hingga 90 bus. Sementara, pada pukul 19.00 sampai 07.00 berkisar 15 sampai 30 bus. Kondisi ini cukup berbeda saat normal, pada pukul 07.00 sampai 13.00 bisa mencapai 130 bus.

“Bahkan, saat malam antara pukul 19.00 sampai 07.00, kalau kondisi normal bisa mencapai 50 bus. Ada penurunan sekitar 60 persen. Kondisi ini sudah terjadi sejak awal pandemi pada Mei lalu,” ujarnya.

Mamak menjelaskan, kondisi ini tidak berbeda usai Pemerintah Pusat melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 11 Januari lalu. Bahkan, pada Senin (25/1) sampai Selasa (26/1), mulai pukul 19.00 sampai 07.00, jumlah penumpang AKDP yang masuk terminal hanya sekitar 158 orang. Kemarin (27/1), pada pukul 07.00 sampai 13.00 sebanyak 735 penumpang.

Menurutnya, kondisi ini tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang mengurangi intensitas bepergian. Karena itulah, bus AKDP mengurangi armada yang diberangkatkan, apalagi jumlah penumpang setiap harinya minim dibandingkan saat sebelum adanya pandemi.

“Belum lagi banyak yang masih tidak beraktivitas normal. Seperti perkuliahan dan sekolah yang masih memberlakukan daring (dalam jaringan), ini juga mempengaruhi penumpang AKDP setiap harinya,” ujar Mamak. (riz/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Kondisi Terminal Untung Suropati di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tidak jauh berbeda dengan awal adanya pandemi Covid-19. Jumlah armada bus antarkota dalam provinsi (AKDP) di terminal tipe B ini tetap berkurang 40 persen dari saat kondisi normal.

Kepala Satgas Terminal Unsur Kota Pasuruan Mamak Ardiansyah mengatakan, jumlah armada AKDP yang masuk terminal pada pukul 07.00 hingga pukul 13.00, berkisar 70 hingga 90 bus. Sementara, pada pukul 19.00 sampai 07.00 berkisar 15 sampai 30 bus. Kondisi ini cukup berbeda saat normal, pada pukul 07.00 sampai 13.00 bisa mencapai 130 bus.

“Bahkan, saat malam antara pukul 19.00 sampai 07.00, kalau kondisi normal bisa mencapai 50 bus. Ada penurunan sekitar 60 persen. Kondisi ini sudah terjadi sejak awal pandemi pada Mei lalu,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Mamak menjelaskan, kondisi ini tidak berbeda usai Pemerintah Pusat melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 11 Januari lalu. Bahkan, pada Senin (25/1) sampai Selasa (26/1), mulai pukul 19.00 sampai 07.00, jumlah penumpang AKDP yang masuk terminal hanya sekitar 158 orang. Kemarin (27/1), pada pukul 07.00 sampai 13.00 sebanyak 735 penumpang.

Menurutnya, kondisi ini tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang mengurangi intensitas bepergian. Karena itulah, bus AKDP mengurangi armada yang diberangkatkan, apalagi jumlah penumpang setiap harinya minim dibandingkan saat sebelum adanya pandemi.

“Belum lagi banyak yang masih tidak beraktivitas normal. Seperti perkuliahan dan sekolah yang masih memberlakukan daring (dalam jaringan), ini juga mempengaruhi penumpang AKDP setiap harinya,” ujar Mamak. (riz/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2