alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Asyiknya Gowes sambil Pungut Sampah dan Puntung Rokok

NGULING, Radar Bromo – Ribuan orang tumpek blek di lapangan Nguling, Minggu (26/1) pagi. Mereka adalah para peserta Gowes Sadar Lingkungan yang berasal dari seluruh Jawa Timur. Asyiknya, para peserta tak hanya mancal bersama. Tapi juga ikut memungut sampah dan menanam pohon di pesisir pantai.

Gowes Sadar Lingkungan tersebut merupakan acara yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Pasuruan. Acara tersebut menjadi awal untuk Hari Pers Nasional yang akan digelar 9 Februari mendatang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah peserta sudah berdatangan sejak pagi hari. Tepat pukul 07.30, ribuan peserta dilepas di garis start oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan tersebut bahkan mengajak, agar semua perusahaan, bisa membuat program serupa.

BANYAK: Puntung rokok yang terkumpul dari para peserta Gowes Sadar Lingkungan. Puntung rokok itu dipungut saat peserta gowes. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

“Tentu kami mendukung kebersihan lingkungan. Ini harus dilanjut, terutama bagi perusahaan yang bisa memakai CSR-nya,” kata Irsyad Yusuf.

Antusiasme peserta sudah terlihat saat start dilepas. Para peserta ada yang membawa kantung plastik maupun karung. Saat melintas rute sepanjang 8 kilometerdan melihat sampah, langsung diambil.

Tak hanya sampah. Para peserta juga memungut puntung rokok yang berceceran di jalan. Alhasil, puntung rokok yang terkumpul ada banyak. Jika dihitung, nyaris 2 kilogram atau ada ribuan puntung rokok.

Mulyono, Ketua Panitia Gowes Sadar Lingkungan menyebutkan, acara untuk memperingati hari pers nasional, memang digelar di Nguling. “Karena kami juga memiliki rencana untuk menanam bibit mangrove, supaya bisa mempertebal sabuk hijau di kawasan pesisir,” beber Mulyono.

Hal senada juga diungkapkan Joko Harianto, Ketua PWI Perwakilan Pasuruan. Dia mengajak para insan pers bisa menumbuhkan semangat insan pers untuk mengabadikan sejarah dari sisi yang positif. “Semoga ini menjadi awal dan bisa menjadi program yang kontinyu,” beber lelaki yang akrab disapa Jaka Samudra tersebut. (fun)

NGULING, Radar Bromo – Ribuan orang tumpek blek di lapangan Nguling, Minggu (26/1) pagi. Mereka adalah para peserta Gowes Sadar Lingkungan yang berasal dari seluruh Jawa Timur. Asyiknya, para peserta tak hanya mancal bersama. Tapi juga ikut memungut sampah dan menanam pohon di pesisir pantai.

Gowes Sadar Lingkungan tersebut merupakan acara yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Pasuruan. Acara tersebut menjadi awal untuk Hari Pers Nasional yang akan digelar 9 Februari mendatang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah peserta sudah berdatangan sejak pagi hari. Tepat pukul 07.30, ribuan peserta dilepas di garis start oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan tersebut bahkan mengajak, agar semua perusahaan, bisa membuat program serupa.

BANYAK: Puntung rokok yang terkumpul dari para peserta Gowes Sadar Lingkungan. Puntung rokok itu dipungut saat peserta gowes. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

“Tentu kami mendukung kebersihan lingkungan. Ini harus dilanjut, terutama bagi perusahaan yang bisa memakai CSR-nya,” kata Irsyad Yusuf.

Antusiasme peserta sudah terlihat saat start dilepas. Para peserta ada yang membawa kantung plastik maupun karung. Saat melintas rute sepanjang 8 kilometerdan melihat sampah, langsung diambil.

Tak hanya sampah. Para peserta juga memungut puntung rokok yang berceceran di jalan. Alhasil, puntung rokok yang terkumpul ada banyak. Jika dihitung, nyaris 2 kilogram atau ada ribuan puntung rokok.

Mulyono, Ketua Panitia Gowes Sadar Lingkungan menyebutkan, acara untuk memperingati hari pers nasional, memang digelar di Nguling. “Karena kami juga memiliki rencana untuk menanam bibit mangrove, supaya bisa mempertebal sabuk hijau di kawasan pesisir,” beber Mulyono.

Hal senada juga diungkapkan Joko Harianto, Ketua PWI Perwakilan Pasuruan. Dia mengajak para insan pers bisa menumbuhkan semangat insan pers untuk mengabadikan sejarah dari sisi yang positif. “Semoga ini menjadi awal dan bisa menjadi program yang kontinyu,” beber lelaki yang akrab disapa Jaka Samudra tersebut. (fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/