Tim Gabungan Gelar Operasi Move Up ke Gunung Arjuno, Ringgit, Hingga Welirang

PRIGEN, Radar Bromo - Perjuangan keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, akhirnya membuahkan hasil positif.
Seluruh titik api yang sempat berkobar di lereng Gunung Arjuno, Ringgit, hingga Welirang dipastikan telah padam total per Senin pagi (26/10).
Meski situasi telah terkendali, petugas di lapangan menolak untuk bersantai. Pihak Tahura kini langsung mengalihkan fokus pada operasi move up—sebuah gerakan taktis penyisiran ke dataran yang lebih tinggi—guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi, yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Agustiningtyas Marini, membenarkan kondisi kondusif ini.
Berdasarkan laporan dari tim lapangan hingga Senin siang, wilayah konservasi, khususnya yang berada di area administratif Kabupaten Pasuruan, kini sudah bersih dari kepulan asap dan titik api.
"Terkini, hingga Senin (26/10) pagi sampai jelang siang, untuk titik api nihil. Alhamdulillah semuanya padam," ungkap Agustiningtyas.
Menurutnya, padamnya api justru menjadi alarm bagi petugas, untuk meningkatkan kewaspadaan melalui patroli vertikal.
Sejak Senin pagi, sejumlah tim gabungan telah diberangkatkan dari dua titik strategis, yakni wilayah Pasuruan dan Kota Batu.
"Untuk saat ini, fokus move up dulu. Tadi pagi masing-masing tim sudah berangkat. Harapan kami, area konservasi ini bisa seterusnya padam dan aman," tegasnya.
Di sisi lain, karhutla yang melanda sejak Kamis (15/10) lalu, terkonfirmasi telah menghanguskan vegetasi penting pegunungan seperti cemara gunung, alang-alang, serta semak belukar.



