Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naik Kelas! Program Pengabdian UPN Veteran Jatim Perkuat Usaha Ikan Asap Pasuruan

r
Penulis: radar bromo❯
Dokumentasi Kunjungan Pertama
Dokumentasi Kunjungan Pertama

Advertisement

PASURUAN — Potensi besar sektor perikanan di Pasuruan tidak hanya terletak pada budidaya ikan, tetapi juga pada peluang menciptakan nilai tambah melalui produk olahan. Salah satunya dikembangkan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mandiri Bersatu di Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang sejak 2021 mengembangkan usaha budidaya dan pengolahan ikan lele asap.

Upaya meningkatkan daya saing usaha tersebut mendapat dukungan dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melalui program “Penguatan Kapasitas Kelompok Usaha Ikan Asap Pasuruan melalui Visual Branding Etis Berbasis Digital dan Penerapan Standar Pangan Halal.”

Program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026 ini diketuai oleh Arum Indiharwati, S.S.T., M.SEI. dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, bersama Dr. Hadi Munarko, S.TP., M.Si. dari bidang Teknologi Pangan dan Dr. Musyaroh, S.T.P., M.T. dari bidang Teknik Mesin. Pendampingan diarahkan untuk menjawab persoalan usaha secara terpadu, mulai dari produksi, keamanan dan kehalalan pangan, pengemasan dan pemasaran, hingga pengelolaan usaha.

Advertisement

Berangkat dari Kondisi Riil Mitra

Hasil survei dan pengumpulan data awal menunjukkan bahwa proses produksi lele asap KUBE Mandiri Bersatu masih menghadapi sejumlah keterbatasan.

Proses pengasapan selama ini menggunakan peralatan sederhana berupa drum yang belum memenuhi prinsip food grade. Pengaturan suhu dan waktu juga masih dilakukan secara manual. Data awal menunjukkan alat yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 7 kilogram dalam satu proses pengasapan dengan waktu sekitar tiga jam.

Advertisement

Anggota tim pengabdian teknik mesin melakukan survey alat
Anggota tim pengabdian teknik mesin melakukan survey alat 

Pada sisi pemasaran, produk masih dipasarkan terutama di lingkungan lokal dan melalui komunikasi langsung maupun WhatsApp. Kemasan yang digunakan juga masih sederhana dan belum didukung identitas visual merek yang kuat. Sementara itu, penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran usaha belum dilakukan secara optimal.

Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim UPN Veteran Jawa Timur untuk merancang intervensi yang tidak sekadar memberikan peralatan, tetapi juga membangun kemampuan mitra dalam mengelola teknologi dan usaha secara mandiri.

Alat Pengasapan Food Grade Sedang Dikembangkan

Salah satu inovasi utama program adalah pengembangan alat pengasapan ikan berbahan food grade sebagai pengganti alat tradisional yang selama ini digunakan mitra.

Advertisement

Artikel Terkait

Kebut Pengerjaan Proyek Pujasera Kota Pasuruan, Optimistis Selesai Tepat Waktu

Kebut Pengerjaan Proyek Pujasera Kota Pasuruan, Optimistis Selesai Tepat Waktu

Hingga saat ini proyek yang didanai melalui APBD 2026 senilai Rp 400 juta itu, telah memasuki pekan keenam pelaksanaan fisik di lapangan.

Pemasaran UMKM Tak Meningkat Meski Sudah Miliki Sertifikat Halal

Pemasaran UMKM Tak Meningkat Meski Sudah Miliki Sertifikat Halal

Pelaku usaha maupun UMKM di Kota/Kabupaten Probolinggo keluhkan sulitnya memperluas pemasaran. Padahal, mereka sudah mengantongi sertifikat

Bank Indonesia Larang Merchant Pungut Biaya Tambahan Transaksi QRIS

Bank Indonesia Larang Merchant Pungut Biaya Tambahan Transaksi QRIS

Salah satunya terkait merchant discount rate (MDR), yakni biaya yang dikenakan kepada merchant dalam transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer