
PASURUAN, Radar Bromo- Kondisi sejumlah traffic light di Kota Pasuruan masih membutuhkan perhatian. Hingga pertengahan tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan masih mengajukan anggaran untuk memperbaiki lampu lalu lintas yang mengalami kerusakan di berbagai titik.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan, Kismen Harianto mengatakan, seluruh titik traffic light yang mengalami kendala telah diajukan dalam usulan anggaran. Namun, pihaknya masih menunggu besaran anggaran yang nantinya disetujui.
"Kami masih mengajukan anggaran perbaikan. Semua traffic light yang terkendala kami usulkan. Tetapi, kami belum tahu nanti yang disetujui berapa," ujarnya.
Kismen menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 16 unit terpasang di persimpangan yang menggunakan traffic light di Kota Pasuruan. Rinciannya, lima unit di persimpangan tiga dan 11 unit di persimpang empat Kota Pasuruan. Dari seluruh titik tersebut, sebagian memerlukan perbaikan agar kembali berfungsi optimal.
Selain traffic light di persimpangan, Dishub juga mencatat terdapat 46 warning light atau lampu peringatan yang tersebar di sejumlah ruas jalan Kota Pasuruan. Perangkat tersebut juga menjadi bagian dari fasilitas keselamatan lalu lintas yang membutuhkan perhatian dan pemeliharaan secara berkala.
"Total ada 16 simpang, terdiri dari lima unit di simpang tiga dan 11 unit di simpang empat. Sementara warning light yang kami miliki ada 46 unit," jelasnya.
Menurut Kismen, keberadaan traffic light maupun warning light memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus kendaraan. Karena itu, Dishub berharap usulan anggaran perbaikan dapat disetujui sehingga fasilitas lalu lintas yang mengalami kerusakan bisa segera ditangani.
Dengan perbaikan tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat meningkat sekaligus meminimalkan potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas akibat perangkat pengatur lalu lintas yang tidak berfungsi optimal.




