Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ajukan Perbaikan Traffic Light 16 Titik di Kota Pasuruan

F
Penulis: Fuad Alyzen❯
UNTUK PENYEBERANGAN: Traffic light yang terpasang di Alun-alun Pasuruan. Hampir semua simpang jalan di kota sudah terpasang lampu lalu lintas yang membutuhkan perawatan. (Foto: M Zubaidillah Jawa Pos Radar Bromo)
UNTUK PENYEBERANGAN: Traffic light yang terpasang di Alun-alun Pasuruan. Hampir semua simpang jalan di kota sudah terpasang lampu lalu lintas yang membutuhkan perawatan. (Foto: M Zubaidillah Jawa Pos Radar Bromo)

Advertisement

 PASURUAN, Radar Bromo- Kondisi sejumlah traffic light di Kota Pasuruan masih membutuhkan perhatian. Hingga pertengahan tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan masih mengajukan anggaran untuk memperbaiki lampu lalu lintas yang mengalami kerusakan di berbagai titik.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan, Kismen Harianto mengatakan, seluruh titik traffic light yang mengalami kendala telah diajukan dalam usulan anggaran. Namun, pihaknya masih menunggu besaran anggaran yang nantinya disetujui.

"Kami masih mengajukan anggaran perbaikan. Semua traffic light yang terkendala kami usulkan. Tetapi, kami belum tahu nanti yang disetujui berapa," ujarnya.

Advertisement

Kismen menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 16 unit terpasang di persimpangan yang menggunakan traffic light di Kota Pasuruan. Rinciannya, lima unit di persimpangan tiga dan 11 unit di persimpang empat Kota Pasuruan. Dari seluruh titik tersebut, sebagian memerlukan perbaikan agar kembali berfungsi optimal.

Selain traffic light di persimpangan, Dishub juga mencatat terdapat 46 warning light atau lampu peringatan yang tersebar di sejumlah ruas jalan Kota Pasuruan. Perangkat tersebut juga menjadi bagian dari fasilitas keselamatan lalu lintas yang membutuhkan perhatian dan pemeliharaan secara berkala.

"Total ada 16 simpang, terdiri dari lima unit di simpang tiga dan 11 unit di simpang empat. Sementara warning light yang kami miliki ada 46 unit," jelasnya.

Advertisement

Menurut Kismen, keberadaan traffic light maupun warning light memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus kendaraan. Karena itu, Dishub berharap usulan anggaran perbaikan dapat disetujui sehingga fasilitas lalu lintas yang mengalami kerusakan bisa segera ditangani.

Dengan perbaikan tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat meningkat sekaligus meminimalkan potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas akibat perangkat pengatur lalu lintas yang tidak berfungsi optimal.

 

BERHENTI SEJENAK: Kendaraan yang berhenti di traffic light Jalan Wahidin Sudiro Husodo Kota Pasuruan saat pagi hari. Nampak traffic light yang juga terpasang CCTV ETLE. (Foto: M Zubaidillah Jawa Pos Radar Bromo)
BERHENTI SEJENAK: Kendaraan yang berhenti di traffic light Jalan Wahidin Sudiro Husodo Kota Pasuruan saat pagi hari. Nampak traffic light yang juga terpasang CCTV ETLE. (Foto: M Zubaidillah Jawa Pos Radar Bromo)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Terdampak Proyek JLU, Sebulan Traffic Light Kronong-Probolinggo Dibiarkan Padam

Terdampak Proyek JLU, Sebulan Traffic Light Kronong-Probolinggo Dibiarkan Padam

Traffic light di Simpang Empat Pasar Kronong, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sejauh ini masih padam. Sudah sekitar satu bul

Pastikan Perbaikan dan Pemeliharaan TL Patung Sapi Kewenangan Dishub Kabupaten Pasuruan

Pastikan Perbaikan dan Pemeliharaan TL Patung Sapi Kewenangan Dishub Kabupaten Pasuruan

Lampu lalu lintas di simpang empat Patung Sapi, baik perbaikan maupun pemeliharaannya, mutlak menjadi kewenangan Dishub Kabupaten Pasuruan.

Traffic Light Rusak Picu Macet di Exit Tol Pasuruan, Polisi Turun Tangan, Perbaikan Baru Senin Depan

Traffic Light Rusak Picu Macet di Exit Tol Pasuruan, Polisi Turun Tangan, Perbaikan Baru Senin Depan

Kepadatan lalu lintas di kawasan Exit Tol Sutojayan, Kota Pasuruan, kembali menjadi sorotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer