Jurus Pemkab Pasuruan Hadapi Ancaman Krisis Air Bersih saat Kemarau

LUMBANG, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan mulai pasang kuda-kuda menghadapi ancaman musim kemarau yang akan datang.
Prediksi cuaca ekstrem yang segera tiba, diantisipasi serius. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menginstruksikan penyiapan solusi permanen bagi desa-desa yang rawan krisis air bersih.
Mas Bupati (panggilannya), meminta kolaborasi lintas sektor diperkuat. Tujuannya satu: kebutuhan dasar air bagi warga terpenuhi.
Langkah konkret mulai dijalankan melalui percepatan pengadaan sarana dan prasarana air bersih sebagai solusi jangka pendek.
Di lapangan, pengadaan tandon air berkualitas segera dilakukan akhir April untuk memperkuat titik-titik distribusi air di desa-desa terdampak.
Skema permanen untuk mendukung solusi jangka panjang juga disiapkan. Salah satunya, pemetaan titik rawan krisis air bersih di tingkat desa terus dipertajam.
“Saya ingin penanganan krisis air bersih tahun ini tidak sekadar solusi sementara, melainkan langkah jangka panjang,” katanya saat rakor di kantor Kecamatan Lumbang, Kamis (2/4).
Data pemetaan dibutuhkan untuk mengkaji potensi pipanisasi. Yang prioritas adalah pipanisasi dari sumber air di Bulu Kandang menuju Watu Lumbung.
Dengan cara itu, diharapkan ketergantungan warga pada droping air bersih dapat diakhiri secara permanen.



