Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Bukit di Bromo Tosari Pasuruan Longsor: 7 Motor Tertimbun, Akses Tertutup

F
Penulis: Fuad Alyzen❯

Salah satu akses Bromo di Tosari Pasuruan tertutup material longsor. (Istimewa).
Salah satu akses Bromo di Tosari Pasuruan tertutup material longsor. (Istimewa).


Advertisement

TOSARI, Radar Bromo– Hujan deras di wilayah Gunung Bromo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan membuat dua bukit di wilayah Desa Wonokriti longsor.

Sejumlah kendaraan yang parkir di bawah bukit pun sampai tertimbun, Rabu (25/2) dinihari.

Tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 dinihari itu.

Advertisement

Namun, tujuh kendaraan yang terparkir mengalami kerusakan usai tertimpa material longsor. Akses jalan menuju ke wisata gunung bromo tertutup.

Forkopimcam setempat langsung turun ke lapangan. Sembari menghubungi BPBD Kabupaten Pasuruan.

Camat Tosari Bakhtiar Bachri mengatakan, kawasan Tosari sedang terjadi hujan deras berkepanjangan.

Advertisement

Sejak Selasa (24/2) higga Rabu menjelang pagi. Hujan deras juga disertai angin kencang.

Warga setempat yang biasa beraktivitas nongkrong dan menunggu wisatawan di bawah dua bukit Kedaluh dan Dingklik, memarkir kendaraan mereka disana. Sekitar pukul 01.00 dua bukit tersebut longsor.

“Sekitar tujuh kendaraan yang tertimbun. Semuanya roda dua. Longsor dikarenakan hujan berkepanjangan,” kata Camat.

Tebing yang menimpa tujuh kendaraan, yakni tebing kedaluh. Tanah longsor memiliki volume panjang 20 meter, tinggi 10 meter.

Sedangkan bukit dingklik longsor dengan volume panjang 10 meter, tinggi 5 meter.

Dampak longsor membuat jalur wisata dari Wonokitri ke Penanjakan terhambat dikarenakan material longsor menutupi jalan.

Waktu itu juga warga bersama aparat Kecamatan dan perangkat desa serta petugas TNBTS melakukan evakuasi material longsor.

Sembari melakukan pengecekan ulang pada lokasi lokasi dan memastikan kondisi sudah aman. Dilanjutkan koordinasi dilakukan dengan pihak Polsek ,Koramil Tosari.

“Kalau malam jangan kesini dulu. Dingin dan hujan terus, saya saja sakit hari ini. Tapi, kami tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi tebing yang ada di sekitar lokasi kejadian. Berkoordinasi kepada jajaran terkait. Dan memasang peringatan di tempat yang rawan longsor,” sampainya.

Sampai Rabu sore (25/2), akses jalan sudah bisa dilalui. Namun masih dilakukan pembatasan sebelum longsor benar-benar aman. Sebab, alat berat dari PU Provinsi sedang melakukan pembersihan.

Sugeng Hariyadi Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan menambahkan, selain menimpa tujuh kendaraan, longsor juga menumbangkan pohon-pohon di lokasi. Akibatnya akses jalan setempat tertutup.

“Dua bukit. Bukit kedaluh dan dingklik yang longsor. Penyebabnya karena hujan dengan durasi lama,” sampainya.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemantauan di lokasi. Mengingat hujan masih diprediksi turun jika melihat dari kondisi cuaca. Awan tebal selalu muncul di wilayah Kecamatan Tosari.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemantauan di lokasi. Mengingat hujan masih diprediksi turun jika melihat dari kondisi cuaca.

Awan tebal selalu muncul di wilayah Kecamatan Tosari. “Sudah bisa dilalui dengan kendaraan,” katanya. (zen/mie)

Advertisement

Artikel Terkait

Berenang di Sungai Welang Karangketug Pasuruan, Bocah Kembar Berpisah Selamanya

Berenang di Sungai Welang Karangketug Pasuruan, Bocah Kembar Berpisah Selamanya

Aktivitas FPS, 7, bocah asal Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, berenang bersama saudara kembar dan temannya berujung traged

Mio Tabrak Kijang di Beji Pasuruan, Satu Terluka

Mio Tabrak Kijang di Beji Pasuruan, Satu Terluka

eorang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak bagian belakang sebuah mobil di ruas jalan Surabaya–Banyuwang

Jadi Korban Tabrak Lari di Karangjati Pandaan, Warga Sengonagung Alami Luka Serius

Jadi Korban Tabrak Lari di Karangjati Pandaan, Warga Sengonagung Alami Luka Serius

. Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di jalan nasional ruas Surabaya–Malang, tepatnya di depan PT Easterntex, Dusun Jetak, Desa Karangjati

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer