Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalur Roda Empat di Tutur Pasuruan Terputus, Longsor Menggerus Jalan

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
DITUTUP TERPAL: BPBD Kabupaten Pasuruan saat memasang terpal untuk menandai dan menutupi jalan yang ambles. Dampak amblesnya  jalan tersebut, akses di Tutur tersendat. Terutama untuk roda empat.
DITUTUP TERPAL: BPBD Kabupaten Pasuruan saat memasang terpal untuk menandai dan menutupi jalan yang ambles. Dampak amblesnya jalan tersebut, akses di Tutur tersendat. Terutama untuk roda empat.

TUTUR, Radar Bromo - Akses vital warga di Dusun Sawahtalun, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, mendadak lumpuh.


Advertisement

Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan Kabupaten Pasuruan pada Jumat (6/2) siang, memicu bencana tanah longsor yang menggerus badan jalan kabupaten hingga nyaris putus.

Longsoran yang terjadi antara pukul 13.00 hingga 14.30 WIB itu, mengakibatkan aspal ambles ke jurang.

Tak tanggung-tanggung, lebar jalan yang tergerus mencapai 1,3 meter.

Advertisement

Dampaknya, kendaraan roda empat dipastikan tidak bisa melintas lantaran badan jalan yang tersisa hanya menyisakan lebar sekitar satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengonfirmasi bahwa pemicu utama bencana ini adalah intensitas hujan yang sangat tinggi.

"Longsor menggerus fondasi jalan. Saat ini akses hanya menyisakan jalur sempit yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua secara bergantian," jelasnya.

Advertisement

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian sementara ditaksir murni pada kerusakan infrastruktur jalan yang jadi kewenangan pemerintah daerah.

Begitu mendapat laporan, tim reaksi cepat BPBD langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Bersama warga setempat, petugas bahu-membahu membersihkan material tanah yang menutup sisa jalan.

Sebagai langkah antisipasi agar longsor tidak meluas, BPBD memasang terpal menutup rekahan tanah di area terdampak.

"Langkah sementara kami pasang terpal untuk mencegah air hujan masuk ke rekahan tanah yang bisa memicu longsor susulan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera ada perbaikan permanen karena jalur ini penting bagi ekonomi warga," tambah Sugeng.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pegunungan seperti Tutur, Tosari, dan Puspo, untuk tetap waspada ekstra.

Mengingat cuaca ekstrem masih mengintai, potensi longsor di titik-titik rawan masih sangat tinggi saat hujan lebat mengguyur dalam durasi lama. (tom/one)

Advertisement

Artikel Terkait

Perlintasan Rel KA tanpa Palang di Kemloko Beji Kembali Renggut Korban Jiwa, Remaja Disasak KA Supas

Perlintasan Rel KA tanpa Palang di Kemloko Beji Kembali Renggut Korban Jiwa, Remaja Disasak KA Supas

Rekan korban yang berjalan bersama sempat berteriak agar korban menghentikan laju sepeda motornya. Namun, peringatan itu tak dipahami korban

Curi Tiga HP di IGD Puskesmas Prigen, Kuli Bangunan Diamankan, HP Dijual di Malang

Curi Tiga HP di IGD Puskesmas Prigen, Kuli Bangunan Diamankan, HP Dijual di Malang

Saat kejadian, ketiga ponsel milik korban sedang diletakkan di atas pilar teras depan IGD.

Dua Remaja Boncengan Naik Revo Terlibat Tabrakan Karambol di Purwosari Pasuruan, Berpisah Selamanya

Dua Remaja Boncengan Naik Revo Terlibat Tabrakan Karambol di Purwosari Pasuruan, Berpisah Selamanya

Perjalanan malam mereka berujung petaka, setelah sepeda motor Honda Revo yang mereka tunggangi, terlibat kecelakaan karambol di Purwosari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer