alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Rekom UMK Dikembalikan Pemprov, Serikat Pekerja Minta UMK Naik

PASURUAN, Radar Bromo – Pemprov Jawa Timur ternyata mengembalikan rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pasuruan yang berbentuk berita acara pembahasan pengupahan. Kondisi ini dimanfaatkan perwakilan beberapa serikat pekerja (SP) dengan meminta Pemkab Pasuruan menaikkan UMK 2022.

Kamis (25/11), mereka pun mendatangi kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk Kota Pasuruan. Tidak banyak sebenarnya perwakilan serikat pekerja yang datang. Hanya 11 orang.

Namun, khawatir mereka membawa massa, petugas polisi dan Satpol PP pun menjaga ketat kompleks perkantoran di Jalan Hayam Wuruk.

Di kantor Pemkab, perwakilan buruh sempat ditemui Asisten 1 Rahmad. Sebab, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang hendak mereka temui sedang menghadiri sebuah acara di Malang.

Namun, akhirnya sebagian perwakilan buruh berinisiatif mendatangi bupati ke Malang. Rombongan berangkat dengan didampingi Asisten 1. Sebagian standby di pemkab.

Mereka juga menahan massa masing-masing yang hendak ke Surabaya untuk melakukan aksi. Tetapi, sebelum sampai di tempat tujuan, bupati sudah kembali ke Pasuruan. Mereka pun kembali dan langsung ke pendapa menemui Bupati. Petugas Satpol PP dan kepolisian yang awalnya berjaga di kompleks kantor Hayam Wuruk pun beralih ke pendapa.

Ahmad Sholeh, ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSP KEP-KSPI) mengatakan, kedatangannya menemui bupati bertujuan untuk memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Yakni, dengan mengawal rekomendasi yang dikembalikan oleh Pemprov Jawa Timur.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemprov Jawa Timur ternyata mengembalikan rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pasuruan yang berbentuk berita acara pembahasan pengupahan. Kondisi ini dimanfaatkan perwakilan beberapa serikat pekerja (SP) dengan meminta Pemkab Pasuruan menaikkan UMK 2022.

Kamis (25/11), mereka pun mendatangi kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk Kota Pasuruan. Tidak banyak sebenarnya perwakilan serikat pekerja yang datang. Hanya 11 orang.

Namun, khawatir mereka membawa massa, petugas polisi dan Satpol PP pun menjaga ketat kompleks perkantoran di Jalan Hayam Wuruk.

Di kantor Pemkab, perwakilan buruh sempat ditemui Asisten 1 Rahmad. Sebab, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang hendak mereka temui sedang menghadiri sebuah acara di Malang.

Namun, akhirnya sebagian perwakilan buruh berinisiatif mendatangi bupati ke Malang. Rombongan berangkat dengan didampingi Asisten 1. Sebagian standby di pemkab.

Mereka juga menahan massa masing-masing yang hendak ke Surabaya untuk melakukan aksi. Tetapi, sebelum sampai di tempat tujuan, bupati sudah kembali ke Pasuruan. Mereka pun kembali dan langsung ke pendapa menemui Bupati. Petugas Satpol PP dan kepolisian yang awalnya berjaga di kompleks kantor Hayam Wuruk pun beralih ke pendapa.

Ahmad Sholeh, ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSP KEP-KSPI) mengatakan, kedatangannya menemui bupati bertujuan untuk memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Yakni, dengan mengawal rekomendasi yang dikembalikan oleh Pemprov Jawa Timur.

MOST READ

BERITA TERBARU

/