alexametrics
26 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kasus Positif di Kota Pasuruan Meningkat usai Libur Panjang

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GADINGREJO, Radar Bromo – Di Kota Pasuruan, kasus Covid-19 kembali tinggi. Diduga, hal itu merupakan dampak libur panjang pada akhir Oktober lalu.

Berdasar data yang ada, selama enam hari terakhir ada tambahan 26 orang positif. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan menyebut, kembali tingginya kasus positif Covid-19 diketahui pada 18 November. Saat itu, angka positif Covid-19 mencapai 800 orang. Namun, pada 24 November menjadi 826 orang.

Angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan pekan pekan sebelumnya. Sebab, kasus positif biasanya hanya satu orang dalam sehari. Bahkan, kerap nihil.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan, kondisi ini tidak terlepas dari dampak libur maulid yang bersamaan dengan cuti bersama akhir bulan lalu. Kondisi serupa bahkan juga terjadi di daerah lain di Indonesia

“Di beberapa daerah juga mengalami hal yang sama. Ini sebagai akibat dari libur panjang yang lalu. Ini membuktikan bahwa menghindari kerumunan sangat penting. Semoga setelah ini akan bisa menurun kembali dengan disiplin yang lebih ketat,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kokoh, pihaknya rutin menindak pelanggar protokoler kesehatan (prokes) di Kota Pasuruan setiap harinya. Mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum, dikenakan sanksi berupa membersihkan fasilitas umum. Sehingga. ada efek jera dan masyarakat lebih berhati-hati.

“Gugus tugas mengimbau kepada masyarakat agar selalu taat protokol kesehatan dalam aktivitas apapun. Penegakan disiplin protokol kesehatan tidak berhenti pada saat libur panjang nanti,” sebut Kokoh. (riz/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

GADINGREJO, Radar Bromo – Di Kota Pasuruan, kasus Covid-19 kembali tinggi. Diduga, hal itu merupakan dampak libur panjang pada akhir Oktober lalu.

Berdasar data yang ada, selama enam hari terakhir ada tambahan 26 orang positif. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan menyebut, kembali tingginya kasus positif Covid-19 diketahui pada 18 November. Saat itu, angka positif Covid-19 mencapai 800 orang. Namun, pada 24 November menjadi 826 orang.

Angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan pekan pekan sebelumnya. Sebab, kasus positif biasanya hanya satu orang dalam sehari. Bahkan, kerap nihil.

Mobile_AP_Half Page

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan, kondisi ini tidak terlepas dari dampak libur maulid yang bersamaan dengan cuti bersama akhir bulan lalu. Kondisi serupa bahkan juga terjadi di daerah lain di Indonesia

“Di beberapa daerah juga mengalami hal yang sama. Ini sebagai akibat dari libur panjang yang lalu. Ini membuktikan bahwa menghindari kerumunan sangat penting. Semoga setelah ini akan bisa menurun kembali dengan disiplin yang lebih ketat,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kokoh, pihaknya rutin menindak pelanggar protokoler kesehatan (prokes) di Kota Pasuruan setiap harinya. Mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum, dikenakan sanksi berupa membersihkan fasilitas umum. Sehingga. ada efek jera dan masyarakat lebih berhati-hati.

“Gugus tugas mengimbau kepada masyarakat agar selalu taat protokol kesehatan dalam aktivitas apapun. Penegakan disiplin protokol kesehatan tidak berhenti pada saat libur panjang nanti,” sebut Kokoh. (riz/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2