alexametrics
25 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Bank Darah di RSUD Grati mulai Tahap Pengadaan

GRATI, Radar Bromo – Rencana RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, melengkapi fasilitas layanan bank darah terus dimatangkan. Bahkan, kini tinggal menunggu pengadaan dari pihak pelaksana.

Direktur RSUD Grati Dyah Retno mengatakan, tambahan fasilitas bank darah tetap direalisasikan tahun ini. Pihak rumah sakit tinggal menunggu pengadaannya. Tidak perlu melelang. Karena anggaran berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pengadaannya menggunakan e-catalog. “Ditargetkan pada triwulan keempat sudah rampung, sehingga bisa digunakan tahun ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penambahan bank darah memang penting, karena kebutuhan darah di RSUD Grati cukup tinggi. Apalagi, saat ini sedang dalam masa pandemi. Setiap bulan permintaan darah selalu meningkat. Rata-rata di atas 20 kantong. Paling banyak digunakan bagi pasien ibu hamil dan pasien Covid.

Selama ini, kata Retno, dalam pemenuhan kebutuhan darah, pihak rumah sakit harus bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan, PMI Kota Pasuruan, dan PMI Kabupaten Sidoarjo. Namun, dinilai kurang efisien. Karena, rata-rata pasien membutuhkan penanganan cepat, sementara lokasi tiga PMI itu cukup jauh dari RSUD Grati.

“Lokasinya nanti berada di samping laboratorium. Jika ada pasien yang membutuhkan, pihak keluarga tinggal menunggu. Mereka tidak dipungut biaya apapun untuk pelayanan darah,” ujar Retno. (riz/rud)

GRATI, Radar Bromo – Rencana RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, melengkapi fasilitas layanan bank darah terus dimatangkan. Bahkan, kini tinggal menunggu pengadaan dari pihak pelaksana.

Direktur RSUD Grati Dyah Retno mengatakan, tambahan fasilitas bank darah tetap direalisasikan tahun ini. Pihak rumah sakit tinggal menunggu pengadaannya. Tidak perlu melelang. Karena anggaran berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pengadaannya menggunakan e-catalog. “Ditargetkan pada triwulan keempat sudah rampung, sehingga bisa digunakan tahun ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penambahan bank darah memang penting, karena kebutuhan darah di RSUD Grati cukup tinggi. Apalagi, saat ini sedang dalam masa pandemi. Setiap bulan permintaan darah selalu meningkat. Rata-rata di atas 20 kantong. Paling banyak digunakan bagi pasien ibu hamil dan pasien Covid.

Selama ini, kata Retno, dalam pemenuhan kebutuhan darah, pihak rumah sakit harus bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan, PMI Kota Pasuruan, dan PMI Kabupaten Sidoarjo. Namun, dinilai kurang efisien. Karena, rata-rata pasien membutuhkan penanganan cepat, sementara lokasi tiga PMI itu cukup jauh dari RSUD Grati.

“Lokasinya nanti berada di samping laboratorium. Jika ada pasien yang membutuhkan, pihak keluarga tinggal menunggu. Mereka tidak dipungut biaya apapun untuk pelayanan darah,” ujar Retno. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/