RPH di Kab Pasuruan Siapkan Tim untuk Pemotongan Kurban

PASURUAN, Radar Bromo– Menjelang Idul Adha, UPT Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kabupaten Pasuruan siap untuk penerima pemotongan hewan kurban sapi. Bahkan di RPH tertentu yang biasanya ada permintaan pemotongan hewan qurban sudah disiapkan tim khusus.

Plt Kepala UPT RPH Kabupaten Pasuruan M. Syaifi mengatakan di tahun sebelumnya, tren masyarakat untuk memotongkan hewan kurban ke RPH memang masih jarang. Namun dengan adanya wabah Covid-19, diprediksi ada peningkatan permintaan pengajuan pemotongan kurban ke RPH.

“Tahun lalu masih sedikit yang memotongkan di RPH saat Idul Adha. Namun dengan adanya pandemi korona saat ini, dan untuk mengurangi kerumunan, diprediksi masyarakat yang memotongkan kurban hewan sapi ke RPH akan meningkat,” terangnya.

Di Kabupaten Pasuruan memang hanya masih ada 10 RPH sapi yaitu di RPH Wonorejo, Nguling, Pasrepan, Gondangwetan, Purwosari, Tutur, Sukorejo, Gempol, Bangil dan Prigen. Dari 10 RPH tersebut, dikatakan masih RPH Bangil yang biasanya rutin ada permintaan pemotongan hewan kurban dan RPH Wonorejo dan Gempol baru ada tahun 2019 lalu.

“Untuk di RPH Bangil rata-rata ada 30-40 hewan kurban sapi yang dipotong selama Idul Adha. Sedangkan RPH Wonorejo dan Gempol masih sekitar 3 ekor sapi saja,” terangnya.

UPT RPH memastikan RPH tetap buka saat Idul Adha termasuk menyiapkan tim khusus selama Idul Adha. Sedangkan untuk RPH Bangil yang permintaan tinggi juga disiapkan untuk 2 tim. “Jadi tim pemotongan ini mulai dari pemotongan qurban sampai daging tapi masih dalam ukuran besar,” terangnya.

Sedangkan untuk biaya retribusi pemotongan, RPH tetap menerapkan biaya Rp 25 ribu sesuai dengan tarif yang ditentukan lewat Perda Nomer 14 tahun 2012 tentang retribusi RPH Kabupaten Pasuruan. (eka/fun)