alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Kebut Pembangunan Halte di Empat Titik Ini

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Pembangunan halte yang dilakukan di empat titik di Kabupaten Pasuruan mencapai 60 persen. Pembangunan halte ini dikebut dan diharapkan bisa mengoptimalkan trayek angkutan. Termasuk untuk mendukung pengembangan wisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo

Iksan Kasi Sarana Prasarana (Sarpras) Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sejauh ini pembangunan halte di empat titik yang kesemuanya berada di Kecamatan Gondang Wetan sudah berjalan. “Sudah hampir jadi. Ini pembangunan terus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, untuk pembangunan yang ada di Desa Bayeman, bertujuan mengoptimalkan trayek angkutan Pasrepan-Nguling. Adanya halte baru tersebut diyakini bakal semakin banyak penumpang angkutan.

“Untuk armadanya satu. Jadi ini bolak balik. Biasanya yang banyak itu anak sekolah. Karena sekarang musiknya daring, maka armadanya masih istirahat,” tuturnya.

Sedangian untuk halte yang ada di Wonojati bertujuan untuk mengoptimalkan trayek Winongan-Pasuruan Kota. Di lokasi ini armadanya cukup banyak. Selain ada angkutan, juga ada MPU jenis Elf.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pembangunan halte di Bayeman dan Bajangan, sudah berdiri tiang dan juga lantai. Namun, belum ada atap. Ditargetkan Agustus mendatang tuntas. Adapun anggaran pembangunan empat halte berkisar Rp 120 juta. Per halte sekitar Rp 30 juta. (sid/fun)

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Pembangunan halte yang dilakukan di empat titik di Kabupaten Pasuruan mencapai 60 persen. Pembangunan halte ini dikebut dan diharapkan bisa mengoptimalkan trayek angkutan. Termasuk untuk mendukung pengembangan wisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo

Iksan Kasi Sarana Prasarana (Sarpras) Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sejauh ini pembangunan halte di empat titik yang kesemuanya berada di Kecamatan Gondang Wetan sudah berjalan. “Sudah hampir jadi. Ini pembangunan terus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, untuk pembangunan yang ada di Desa Bayeman, bertujuan mengoptimalkan trayek angkutan Pasrepan-Nguling. Adanya halte baru tersebut diyakini bakal semakin banyak penumpang angkutan.

“Untuk armadanya satu. Jadi ini bolak balik. Biasanya yang banyak itu anak sekolah. Karena sekarang musiknya daring, maka armadanya masih istirahat,” tuturnya.

Sedangian untuk halte yang ada di Wonojati bertujuan untuk mengoptimalkan trayek Winongan-Pasuruan Kota. Di lokasi ini armadanya cukup banyak. Selain ada angkutan, juga ada MPU jenis Elf.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pembangunan halte di Bayeman dan Bajangan, sudah berdiri tiang dan juga lantai. Namun, belum ada atap. Ditargetkan Agustus mendatang tuntas. Adapun anggaran pembangunan empat halte berkisar Rp 120 juta. Per halte sekitar Rp 30 juta. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/