alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Ikut Manasik, Calon Haji di Kota Pasuruan Diminta Ikut Mendoakan Indonesia

PASURUAN, Radar Bromo – Di Kota Pasuruan, tercatat sebanyak 125 calon jamaah haji (CJH) dipastikan berangkat ke tanah suci tahun ini. Mereka mulai mengikuti bimbingan manasik haji sejak Rabu (25/5).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan Abdul Rahman mengatakan, dalam dua hari ini CJH dibimbing untuk meningkatkan kemampuan selama menjalani ibadah haji. Sehingga mereka bisa menunaikan ibadah secara tertib sesuai ketentuan syariat agama. Manasik juga dilakukan guna memberikan informasi sedini mungkin tentang ibadah haji sesuai ketentuan yang berlaku.

”Sehingga CJH memiliki pemahaman yang utuh terkait tata cara hingga suasana dan adat istiadat masyarakat Arab. Karena mereka akan melaksanakan ibadah dalam waktu yang relatif panjang,” bebernya.

Rahman mengatakan, jumlah CJH yang mengikuti manasik haji sebanyak 125 orang. Terdiri dari 109 jamaah yang memang sudah mendapatkan porsi keberangkatan tahun ini dan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Sedangkan CJH yang mutasi keluar sejumlah 9 orang. Lalu ditambah 25 jamaah mutasi masuk.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersyukur atas dibukanya kembali pemberangkatan haji setelah dua tahun harus berhenti karena pandemi Covid-19. ”Tentu ini kita harus syukuri. Mudah-mudahan perjalanan para jamaah lancar, dan bisa jadi haji mabrur,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jika pemerintah terus memperjuangkan keberangkatan haji dari tanah air. Akan tetapi memang tahun ini ada sejumlah ketentuan yang diterapkan sesuai permintaan pemerintah Arab Saudi. Seperti pembatasan usia maksimal 65 tahun. Sehingga masyarakat yang sudah mendaftar dengan kategori diatas 65 tahun terpaksa tidak bisa berangkat.

”Yang perlu dipahami bersama adalah haji itu merupakan tamu Allah. Maka yang menentukan siapa yang bisa berangkat tentu Allah. Tapi kami tahu pemerintah akan terus memperjuangkan keberangkatan haji dari tanah air,” ungkapnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Di Kota Pasuruan, tercatat sebanyak 125 calon jamaah haji (CJH) dipastikan berangkat ke tanah suci tahun ini. Mereka mulai mengikuti bimbingan manasik haji sejak Rabu (25/5).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan Abdul Rahman mengatakan, dalam dua hari ini CJH dibimbing untuk meningkatkan kemampuan selama menjalani ibadah haji. Sehingga mereka bisa menunaikan ibadah secara tertib sesuai ketentuan syariat agama. Manasik juga dilakukan guna memberikan informasi sedini mungkin tentang ibadah haji sesuai ketentuan yang berlaku.

”Sehingga CJH memiliki pemahaman yang utuh terkait tata cara hingga suasana dan adat istiadat masyarakat Arab. Karena mereka akan melaksanakan ibadah dalam waktu yang relatif panjang,” bebernya.

Rahman mengatakan, jumlah CJH yang mengikuti manasik haji sebanyak 125 orang. Terdiri dari 109 jamaah yang memang sudah mendapatkan porsi keberangkatan tahun ini dan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Sedangkan CJH yang mutasi keluar sejumlah 9 orang. Lalu ditambah 25 jamaah mutasi masuk.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersyukur atas dibukanya kembali pemberangkatan haji setelah dua tahun harus berhenti karena pandemi Covid-19. ”Tentu ini kita harus syukuri. Mudah-mudahan perjalanan para jamaah lancar, dan bisa jadi haji mabrur,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jika pemerintah terus memperjuangkan keberangkatan haji dari tanah air. Akan tetapi memang tahun ini ada sejumlah ketentuan yang diterapkan sesuai permintaan pemerintah Arab Saudi. Seperti pembatasan usia maksimal 65 tahun. Sehingga masyarakat yang sudah mendaftar dengan kategori diatas 65 tahun terpaksa tidak bisa berangkat.

”Yang perlu dipahami bersama adalah haji itu merupakan tamu Allah. Maka yang menentukan siapa yang bisa berangkat tentu Allah. Tapi kami tahu pemerintah akan terus memperjuangkan keberangkatan haji dari tanah air,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/