alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Giliran Wartawan-Petugas Pelayanan Publik di Kota Pasuruan Divaksin

PASURUAN, Radar Bromo– Vaksinasi tahap kedua di Kota Pasuruan mulai dilakukan Kamis (25/2). Di tahap kedua ini vaksinasi menyasar petugas pelananan publik. Jurnalis juga ikut di dalamnya.

Untuk pekerja media, sekitar 11 orang yang divaksin. Pelaksanaan digelar di Puskesmas Kandang Sapi Kota Pasuruan. Satu persatu wartawan yang telah terdaftar, disuntik vaksin secara bergantian. Sebelum dilakukan penyuntikan, mereka di-screening terlebih dulu. Setelah lolos, baru dilajukan penyuntikan vaksin sinovac di lengannya.

Sekretaris PWI Perwakilan Pasuruan, Muhajir Arifin mengatakan, 11 orang wartawan yang divaksin itu rata rata berdomisili di wilayah Kota Pasuruan. Karena itu, penyuntukan vaksin dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pasuruan.

Menurutnya, penyuntikan vaksin terhadap wartawan akan berlangsung dua hari. Untuk yang terdaftar di kota kemarin itu. Sedangkan yang di kabupaten akan dilaksanakan pada hari ini. “Untuk wartawan ada dua sesi. Di kota dan kabupaten. Kabupaten besok (hari ini, Red) baru disuntik,” ungkapnya.

Sementara itu Shierly Marlena, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan mengatakan, dari 11 orang yang terdaftar dalam penerima vaksin dari profesi wartawan tidak ada yang mengalami penundaan. Hasil screening yang dilakukan, semuanya dinyatakan layak untuk dilakukan vaksinasi.

Ia mengatakan, pada tahap kedua vaksinasi di Kota Pasuruan mendapatkan jatah 12.500 dosis vaksin periode pertama. Itu untuk petugas pelayanan publik seperti halnya PNS, Polisi, TNI dan juga wartawan.

“Mulai Rabu lalu sudah 500 dosis yang disuntikan. Dari total itu ada sekitar 30 orang tunda karena tidak lolos screening. Nanti ini akan dijadwalkan ulang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses vaksinasi tahap kedua akan berlangsung selama seminggu kedepan. Mereka yang divaksin pada periode pertama setelah empat belas hari kemudian akan disuntik vaksin untuk dosis kedua. (sid/fun)

 

PASURUAN, Radar Bromo– Vaksinasi tahap kedua di Kota Pasuruan mulai dilakukan Kamis (25/2). Di tahap kedua ini vaksinasi menyasar petugas pelananan publik. Jurnalis juga ikut di dalamnya.

Untuk pekerja media, sekitar 11 orang yang divaksin. Pelaksanaan digelar di Puskesmas Kandang Sapi Kota Pasuruan. Satu persatu wartawan yang telah terdaftar, disuntik vaksin secara bergantian. Sebelum dilakukan penyuntikan, mereka di-screening terlebih dulu. Setelah lolos, baru dilajukan penyuntikan vaksin sinovac di lengannya.

Sekretaris PWI Perwakilan Pasuruan, Muhajir Arifin mengatakan, 11 orang wartawan yang divaksin itu rata rata berdomisili di wilayah Kota Pasuruan. Karena itu, penyuntukan vaksin dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pasuruan.

Menurutnya, penyuntikan vaksin terhadap wartawan akan berlangsung dua hari. Untuk yang terdaftar di kota kemarin itu. Sedangkan yang di kabupaten akan dilaksanakan pada hari ini. “Untuk wartawan ada dua sesi. Di kota dan kabupaten. Kabupaten besok (hari ini, Red) baru disuntik,” ungkapnya.

Sementara itu Shierly Marlena, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan mengatakan, dari 11 orang yang terdaftar dalam penerima vaksin dari profesi wartawan tidak ada yang mengalami penundaan. Hasil screening yang dilakukan, semuanya dinyatakan layak untuk dilakukan vaksinasi.

Ia mengatakan, pada tahap kedua vaksinasi di Kota Pasuruan mendapatkan jatah 12.500 dosis vaksin periode pertama. Itu untuk petugas pelayanan publik seperti halnya PNS, Polisi, TNI dan juga wartawan.

“Mulai Rabu lalu sudah 500 dosis yang disuntikan. Dari total itu ada sekitar 30 orang tunda karena tidak lolos screening. Nanti ini akan dijadwalkan ulang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses vaksinasi tahap kedua akan berlangsung selama seminggu kedepan. Mereka yang divaksin pada periode pertama setelah empat belas hari kemudian akan disuntik vaksin untuk dosis kedua. (sid/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/