alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Fasilitas Air Belum Siap, Terminal Pasrepan Urung Dibuka

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASREPAN, Radar Bromo– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan urung membuka Terminal Wisata Pasrepan. Saat ini Dishub lebih fokus menangani kebutuhan air yang belum terpenuhi di terminal wisata.

Sebelumnya, Dishub memang berencana membuka terminal wisata tersebut. Namun terminal wisata itu belum juga dibuka sejauh ini.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengatakan, pihaknya sejauh ini belum berani membuka terminal wisata. Sebab, kebutuhan air di terminal belum terpenuhi. Rencananya, Dishub bakal membuka terminal wisata itu setelah kebutuhan air terpenuhi.

“Kalau airnya belum lancar bagaimana. Wisatawan akan kesulitan kalau mau ke toilet, tapi tidak ada airnya di toilet,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, untuk mengatasi masalah air itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa instansi. Sebab, PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan air di sana.

“Kami juga mengambil air dari pondok yang ada di bawah terminal. Juga tidak mencukupi,” katanya.

Solusi sementara, yaitu menyiapkan tandon air yang ada di bawah. Tujuannya, untuk manandon air dan ketika sudah terisi bisa dialirkan ke terminal wisata. Solusi itu diyakini bakalan mampu untuk mengatasi masalah air.

“Semoga saja itu nanti bisa terealisasi. Sehingga, nantinya kebutuhan air bisa mencukupi,” terangnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASREPAN, Radar Bromo– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan urung membuka Terminal Wisata Pasrepan. Saat ini Dishub lebih fokus menangani kebutuhan air yang belum terpenuhi di terminal wisata.

Sebelumnya, Dishub memang berencana membuka terminal wisata tersebut. Namun terminal wisata itu belum juga dibuka sejauh ini.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengatakan, pihaknya sejauh ini belum berani membuka terminal wisata. Sebab, kebutuhan air di terminal belum terpenuhi. Rencananya, Dishub bakal membuka terminal wisata itu setelah kebutuhan air terpenuhi.

Mobile_AP_Half Page

“Kalau airnya belum lancar bagaimana. Wisatawan akan kesulitan kalau mau ke toilet, tapi tidak ada airnya di toilet,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, untuk mengatasi masalah air itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa instansi. Sebab, PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan air di sana.

“Kami juga mengambil air dari pondok yang ada di bawah terminal. Juga tidak mencukupi,” katanya.

Solusi sementara, yaitu menyiapkan tandon air yang ada di bawah. Tujuannya, untuk manandon air dan ketika sudah terisi bisa dialirkan ke terminal wisata. Solusi itu diyakini bakalan mampu untuk mengatasi masalah air.

“Semoga saja itu nanti bisa terealisasi. Sehingga, nantinya kebutuhan air bisa mencukupi,” terangnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2