Ngantuk saat Mengemudi, Warga Pakuniran Tabrak Guardrail Tol Gempas

PASURUAN, Radar Bromo – Rencana Mohammad Fiqi Husnan, 24, untuk pulang tepat waktu, Selasa (25/2) dini hari tak tercapai. Itu, setelah warga Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, itu mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol Gempol Pasuruan (Gempas).

Mobil Daihatsu Gran Max yang dikemudikannya menabrak guardrail chevron di kawasan Rembang, Selasa (25/2) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, Mohammad Fiqi sempat mengalami shock dan luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Diduga kecelakaan disebabkan karena korban mengantuk.

Kecelakaan itu diketahui terjadi sekitar pukul 01.20. Dini hari itu, Fiqi mengemudikan Daihatsu Gran Max W 9202 NN dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi.

Ia pulang ke Probolinggo dengan melewati tol Gempol Pasuruan (Gempas). Setibanya di KM 789 arah A ia diduga mengantuk. Sehingga, kehilangan kendali sampai mobilnya menabrak guardrail di KM 789 A.

Bagian depan mobil pun remuk karena menabrak guardrail. Sementara pengemudi mengalami lecet pada tangan dan kakinya.

Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim AKP Lamuji menjelaskan, hasil dari pemeriksaan pada korban diketahui kecelakaan akibat human error. “Korban hilang kendali karena mengantuk,” jelasnya.

Dari insiden tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 30 juta. “Untuk sarana tol yang ditabrak masih dalam perhitungan. Korban alami lecet,” terangnya. (riz/mie)