alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Banjir Pasuruan Sudah Surut, Warga dan BPBD Tambal Tanggul Jebol

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan memastikan banjir di seluruh wilayahnya sudah surut. Namun, mungkin masih ada genangan di jalan-jalan permukiman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, banjir yang menggenang di wilayah Pasuruan telah surut. Terutama air yang beberapa waktu lalu masih menggenangi rumah-rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Rejoso.

“Alhamdulillah. Sudah tidak ada lagi air yang menggenang di dalam rumah warga,” katanya. Begitu juga banjir yang menggenangi jalan-jalan utama di desa.

Namun, Harris mengakui mungkin masih ada sebagian yang menggenang di jalan permukiman. Tetapi, hal itu juga sebentar lagi bakal surut. “Surut juga sebentar lagi. Kalau tidak ada hujan insyaallah akan cepat surut,” tandasnya.

Dengan surutnya banjir itu, BPBD telah menarik dapur umum yang sebelumnya didirikan di desa-desa. Sebab, warga sudah bisa masak sendiri. ”Kami tarik semua. Warga kan sudah bisa beraktivitas lagi setelah banjir surut,” terangnya.

Harris menambahkan, pada Minggu (23/1), sudah dilakukan penambalan sementara tanggul yang jebol. Baik tanggul di Desa Jarangan, Rejoso; maupun Kedawung Kulon, Grati. Warga bekerja bakti menambal tanggul dengan memasang sandbag atau karung berisi pasir.

”Nanti diteruskan dengan penambalan secara permanen,” jelasnya. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan memastikan banjir di seluruh wilayahnya sudah surut. Namun, mungkin masih ada genangan di jalan-jalan permukiman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, banjir yang menggenang di wilayah Pasuruan telah surut. Terutama air yang beberapa waktu lalu masih menggenangi rumah-rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Rejoso.

“Alhamdulillah. Sudah tidak ada lagi air yang menggenang di dalam rumah warga,” katanya. Begitu juga banjir yang menggenangi jalan-jalan utama di desa.

Namun, Harris mengakui mungkin masih ada sebagian yang menggenang di jalan permukiman. Tetapi, hal itu juga sebentar lagi bakal surut. “Surut juga sebentar lagi. Kalau tidak ada hujan insyaallah akan cepat surut,” tandasnya.

Dengan surutnya banjir itu, BPBD telah menarik dapur umum yang sebelumnya didirikan di desa-desa. Sebab, warga sudah bisa masak sendiri. ”Kami tarik semua. Warga kan sudah bisa beraktivitas lagi setelah banjir surut,” terangnya.

Harris menambahkan, pada Minggu (23/1), sudah dilakukan penambalan sementara tanggul yang jebol. Baik tanggul di Desa Jarangan, Rejoso; maupun Kedawung Kulon, Grati. Warga bekerja bakti menambal tanggul dengan memasang sandbag atau karung berisi pasir.

”Nanti diteruskan dengan penambalan secara permanen,” jelasnya. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/