alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 8 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Alokasikan Rp 2,7 Miliar untuk Bikin Food Court di Bangilan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sarana perdagangan di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mulai mendapatkan perhatian pemkot. Kini Pemkot berencana memperbaiki salah satu asetnya yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal itu.

Rencananya, rehab bangunan di Jalan Dewi Sartika, itu akan digarap tahun ini. Pemkot sudah mengalokasikan anggaran Rp 2,7 miliar melalui APBD 2021. “Sempat dianggarkan pada 2020, tetapi kemudian kena refocusing kegiatan,” tutur Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko.

Karenanya, Pemkot kembali berupaya merealisasikan perbaikan sarana perdagangan itu tahun ini. Perencanaannya sudah rampung dan tahun ini tinggal pengajuan lelang pelaksana proyek. “DED-nya sudah dibuat tahun kemarin, makanya diajukan untuk realisasi tahun ini,” jelas Gustap.

Kendati demikian, pihaknya masih memerlukan waktu sebelum mengajukan lelang. Sebab, perencanaan yang sudah ada perlu ditinjau ulang. “Kami masih perlu me-review DED-nya dengan kondisi sekarang, seperti harga satuan dan kondisi lingkungan,” ujarnya.

Rehab sarana perdagangan itu dilakukan agar aset tersebut lebih representatif. Selama ini, kondisinya memang kurang terawat. Sehingga, menyebabkan bangunan lapuk. Nantinya, aset ini akan dimanfaatkan untuk dijadikan food court atau pujasera. “Jadi rehab yang akan dilakukan ini untuk dijadikan food court. Pemanfaatannya nanti di Disperindag,” jelasnya. (tom/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sarana perdagangan di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mulai mendapatkan perhatian pemkot. Kini Pemkot berencana memperbaiki salah satu asetnya yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal itu.

Rencananya, rehab bangunan di Jalan Dewi Sartika, itu akan digarap tahun ini. Pemkot sudah mengalokasikan anggaran Rp 2,7 miliar melalui APBD 2021. “Sempat dianggarkan pada 2020, tetapi kemudian kena refocusing kegiatan,” tutur Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko.

Karenanya, Pemkot kembali berupaya merealisasikan perbaikan sarana perdagangan itu tahun ini. Perencanaannya sudah rampung dan tahun ini tinggal pengajuan lelang pelaksana proyek. “DED-nya sudah dibuat tahun kemarin, makanya diajukan untuk realisasi tahun ini,” jelas Gustap.

Mobile_AP_Half Page

Kendati demikian, pihaknya masih memerlukan waktu sebelum mengajukan lelang. Sebab, perencanaan yang sudah ada perlu ditinjau ulang. “Kami masih perlu me-review DED-nya dengan kondisi sekarang, seperti harga satuan dan kondisi lingkungan,” ujarnya.

Rehab sarana perdagangan itu dilakukan agar aset tersebut lebih representatif. Selama ini, kondisinya memang kurang terawat. Sehingga, menyebabkan bangunan lapuk. Nantinya, aset ini akan dimanfaatkan untuk dijadikan food court atau pujasera. “Jadi rehab yang akan dilakukan ini untuk dijadikan food court. Pemanfaatannya nanti di Disperindag,” jelasnya. (tom/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2