alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Masih Banyak PKL Berjualan di Bawah Pukul 16.00

PASURUAN, Radar Bromo – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan, kembali ditertibkan. Mereka kedapatan masih berjualan di jantung kota itu pada siang hari. Sedangkan, Pemkot Pasuruan hanya mengizinkan mereka berjualan mulai pukul 16.00.

Rabu (24/11), ada belasan PKL yang kedapatan melanggar. Mereka pun diminta segera menutup lapaknya. Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi mengaku sudah sering menyampaikan ketentuan itu kepada PKL. Tetapi, tidak semua PKL mematuhi. “Kalau pagi sampai sore memang tidak boleh,” katanya.

Alasannya, karena masih jam kerja. Dikhawatirkan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Selebihnya, PKL boleh kembali berjualan mulai sore hingga malam.

Fadholi mengakui selama ini anggotanya kerap dibuat kucing-kucingan dengan para PKL. Setelah korps penegak peraturan daerah (perda) itu turun, para PKL langsung tertib. Selepas itu mereka kembali bermunculan. “Jadi, bukan melarang berjualan. Boleh tetap berjualan, hanya waktunya yang ditentukan,” jelas Fadholi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengaku, akan segera membahas penataan PKL. Hal itu perlu dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pihaknya juga menginginkan para PKL bisa tetap berjualan agar perputaran ekonomi bergulir.

PASURUAN, Radar Bromo – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan, kembali ditertibkan. Mereka kedapatan masih berjualan di jantung kota itu pada siang hari. Sedangkan, Pemkot Pasuruan hanya mengizinkan mereka berjualan mulai pukul 16.00.

Rabu (24/11), ada belasan PKL yang kedapatan melanggar. Mereka pun diminta segera menutup lapaknya. Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi mengaku sudah sering menyampaikan ketentuan itu kepada PKL. Tetapi, tidak semua PKL mematuhi. “Kalau pagi sampai sore memang tidak boleh,” katanya.

Alasannya, karena masih jam kerja. Dikhawatirkan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Selebihnya, PKL boleh kembali berjualan mulai sore hingga malam.

Fadholi mengakui selama ini anggotanya kerap dibuat kucing-kucingan dengan para PKL. Setelah korps penegak peraturan daerah (perda) itu turun, para PKL langsung tertib. Selepas itu mereka kembali bermunculan. “Jadi, bukan melarang berjualan. Boleh tetap berjualan, hanya waktunya yang ditentukan,” jelas Fadholi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengaku, akan segera membahas penataan PKL. Hal itu perlu dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pihaknya juga menginginkan para PKL bisa tetap berjualan agar perputaran ekonomi bergulir.

MOST READ

BERITA TERBARU

/