alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Larang Motor Peretelan untuk Lebaran, Ditilang dan Motor Disita

PASURUAN, Radar Bromo – Para pengendara sepeda motor peretelan sepertinya tidak jera juga. Berkali-kali razia. Puluhan kendaraan disita. Namun, masih saja pemiliknya berkeliaran di jalan hanya untuk pamer-pamer. Modifikasi asal-asalan.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiono menyayangkan ulah pemilik motor peretelan yang melintasi kawasan kota. Kelakuan tersebut berbahaya bagi pemilik motor itu sendiri maupun pengguna jalan lain. Sebab, kendaraan peretelan yang tidak sesuai standar mengganggu orang lain dan mengancam keselamatan di jalan.

Menurut Yudiono, banyaknya motor peretelan yang diamankan mestinya jadi pelajaran bagi pemilik motor lainnya. Namun, ternyata hal itu tidak banyak berimbas. Masih banyak motor-motor peretelan yang seliweran di jalan. Terlebih di malam Ramadan. Anak-anak muda tak canggung naik motor peretelan untuk nongkrong di tempat-tempat umum.

Mereka pun menjadi sasaran razia aparat kepolisian. Sabtu (23/4) malam, misalnya, belasan anak muda disergap. Mereka harus gigit jari karena motor disita polisi. Mereka juga kena tilang. Petugas mengamankan belasan motor. Semua ditumpuk menjadi satu dengan motor sitaan lain di Mapolres Pasuruan Kota.

”Semalam ada 19 motor peretelan dan knalpot brong di jalanan. Semua tetap kami tindak,” ungkap Yudiono.

Dia memastikan razia motor peretelan akan digencarkan mendekati Lebaran. Dia berharap tindakan tegas itu berimbas serius terhadap angka kecelakaan akibat penggunaan motor peretelan.

Selama Ramadan, Yudiono menyatakan, sudah lebih dari 100 motor yang disita. Semuanya diamankan hingga Lebaran. Baru setelah itu proses hukum dijalankan. Semua sementara disita. Sidangnya baru digelar setelah Lebaran. ”Agar motor-motor ini dikembalikan sesuai standarnya,” pungkas  Yudiono. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Para pengendara sepeda motor peretelan sepertinya tidak jera juga. Berkali-kali razia. Puluhan kendaraan disita. Namun, masih saja pemiliknya berkeliaran di jalan hanya untuk pamer-pamer. Modifikasi asal-asalan.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiono menyayangkan ulah pemilik motor peretelan yang melintasi kawasan kota. Kelakuan tersebut berbahaya bagi pemilik motor itu sendiri maupun pengguna jalan lain. Sebab, kendaraan peretelan yang tidak sesuai standar mengganggu orang lain dan mengancam keselamatan di jalan.

Menurut Yudiono, banyaknya motor peretelan yang diamankan mestinya jadi pelajaran bagi pemilik motor lainnya. Namun, ternyata hal itu tidak banyak berimbas. Masih banyak motor-motor peretelan yang seliweran di jalan. Terlebih di malam Ramadan. Anak-anak muda tak canggung naik motor peretelan untuk nongkrong di tempat-tempat umum.

Mereka pun menjadi sasaran razia aparat kepolisian. Sabtu (23/4) malam, misalnya, belasan anak muda disergap. Mereka harus gigit jari karena motor disita polisi. Mereka juga kena tilang. Petugas mengamankan belasan motor. Semua ditumpuk menjadi satu dengan motor sitaan lain di Mapolres Pasuruan Kota.

”Semalam ada 19 motor peretelan dan knalpot brong di jalanan. Semua tetap kami tindak,” ungkap Yudiono.

Dia memastikan razia motor peretelan akan digencarkan mendekati Lebaran. Dia berharap tindakan tegas itu berimbas serius terhadap angka kecelakaan akibat penggunaan motor peretelan.

Selama Ramadan, Yudiono menyatakan, sudah lebih dari 100 motor yang disita. Semuanya diamankan hingga Lebaran. Baru setelah itu proses hukum dijalankan. Semua sementara disita. Sidangnya baru digelar setelah Lebaran. ”Agar motor-motor ini dikembalikan sesuai standarnya,” pungkas  Yudiono. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/