alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Gus Ipul-Mas Adi Kunjungi Empat Menteri, Ini yang Dibicarakan

PASURUAN, Radar Bromo – Gus Ipul dan Mas Adi membuktikan keseriusan dalam mewujudkan visi Pasuruan Kota Madinah. Ibaratnya, Kota Pasuruan akan menjadi Madinah Van Java atau Madinah di Pulau Jawa. Tekad itu disampaikan saat kunjungan ke empat kementerian di Jakarta.

Kunjungan Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wawali Adi Wibowo (Mas Adi) itu dilakukan secara maraton sejak Selasa (23/3). Tujuan kunjungan adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kementerian Agama.

DISKUSI: Saifullah Yusuf dan Adi Wibowo saat bertemu Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto Istimewa)

Apa sejatinya maksud Gus Ipul? Dia menyatakan ingin mewujudkan cita-cita Pasuruan Kota Madinah. Yaitu, maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya. Dengan begitu, Kota Pasuruan bisa berkembang pesat dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Sebelum ke kementerian di Jakarta, Gus Ipul juga menyampaikan kondisi objektif Kota Pasuruan kepada Presiden Jokowi. Yaitu, setelah presiden meresmikan SPAM Umbulan pada Senin (22/3).

”Kekurangan dan kekuatan yang kita miliki, saya laporkan. Keuangan daerah terbatas. Tapi, di sisi lain kami punya potensi wisata yang perlu dikembangkan,” papar mantan ketua umum GP Ansor tersebut.

SAMA-SAMA ANSOR: Saifullah Yusuf saat bertemu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto Istimewa)

Gus Ipul kemudian menindaklanjuti laporan ke presiden itu dengan menemui empat menteri. Sehari sekaligus. Masing-masing Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud M.D., Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa. Dia berharap kunjungan bersama Adi Wibowo itu bisa membuka jalan demi mempercepat pembangunan Kota Pasuruan.

Apa saja yang disampaikan Gus Ipul? Di antaranya potensi wisata, potensi alam, perkembangan UMKM, serta berbagai permasalahan di dalamnya. Di Kemenparekraf, misalnya, Gus Ipul menyampaikan potensi wisata di Kota Pasuruan.

Setiap tahun, banyak wisatawan religi datang ke Kota Pasuruan. Berziarah ke makam ulama KH Abdul Hamid. Dia meminta dukungan pemerintah pusat agar wisata religi tersebut semakin berkembang.

Ke depannya, wisata religi itu akan terintegrasi dengan alun-alun, pusat perdagangan dan jasa, serta mal pelayanan publik. ”Sehingga pengembangan wisata religi ini bisa dimaksimalkan untuk kemajuan ekonomi Pasuruan,” papar mantan menteri pembangunan daerah tertinggal (PDT) itu.

Kunjungan Gus Ipul mendapat respons positif. Menteri Sandiaga Uno, melalui akun Instagram pribadinya, kemudian menyebutkan puluhan ribu peziarah yang hadir di sektor wisata religi di Kota Pasuruan. Kondisi itu dinilai merupakan bekal yang luar biasa dalam meningkatkan UMKM.

”Dengan memanfaatkan potensi wisata religi di Kota Pasuruan saja, kita bisa menggeliatkan sektor UMKM sekitar dan menjadi solusi dalam penciptaan lapangan kerja,” tulis Sandiaga di akun IG-nya.

Saat di Bappenas, Gus Ipul juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk mewujudkan Kota Pasuruan sebagai Madinah Van Java. Ibaratnya, Kota Madinah yang ada di Pulau Jawa. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Gus Ipul dan Mas Adi membuktikan keseriusan dalam mewujudkan visi Pasuruan Kota Madinah. Ibaratnya, Kota Pasuruan akan menjadi Madinah Van Java atau Madinah di Pulau Jawa. Tekad itu disampaikan saat kunjungan ke empat kementerian di Jakarta.

Kunjungan Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wawali Adi Wibowo (Mas Adi) itu dilakukan secara maraton sejak Selasa (23/3). Tujuan kunjungan adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kementerian Agama.

DISKUSI: Saifullah Yusuf dan Adi Wibowo saat bertemu Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto Istimewa)

Apa sejatinya maksud Gus Ipul? Dia menyatakan ingin mewujudkan cita-cita Pasuruan Kota Madinah. Yaitu, maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya. Dengan begitu, Kota Pasuruan bisa berkembang pesat dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Sebelum ke kementerian di Jakarta, Gus Ipul juga menyampaikan kondisi objektif Kota Pasuruan kepada Presiden Jokowi. Yaitu, setelah presiden meresmikan SPAM Umbulan pada Senin (22/3).

”Kekurangan dan kekuatan yang kita miliki, saya laporkan. Keuangan daerah terbatas. Tapi, di sisi lain kami punya potensi wisata yang perlu dikembangkan,” papar mantan ketua umum GP Ansor tersebut.

SAMA-SAMA ANSOR: Saifullah Yusuf saat bertemu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto Istimewa)

Gus Ipul kemudian menindaklanjuti laporan ke presiden itu dengan menemui empat menteri. Sehari sekaligus. Masing-masing Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud M.D., Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa. Dia berharap kunjungan bersama Adi Wibowo itu bisa membuka jalan demi mempercepat pembangunan Kota Pasuruan.

Apa saja yang disampaikan Gus Ipul? Di antaranya potensi wisata, potensi alam, perkembangan UMKM, serta berbagai permasalahan di dalamnya. Di Kemenparekraf, misalnya, Gus Ipul menyampaikan potensi wisata di Kota Pasuruan.

Setiap tahun, banyak wisatawan religi datang ke Kota Pasuruan. Berziarah ke makam ulama KH Abdul Hamid. Dia meminta dukungan pemerintah pusat agar wisata religi tersebut semakin berkembang.

Ke depannya, wisata religi itu akan terintegrasi dengan alun-alun, pusat perdagangan dan jasa, serta mal pelayanan publik. ”Sehingga pengembangan wisata religi ini bisa dimaksimalkan untuk kemajuan ekonomi Pasuruan,” papar mantan menteri pembangunan daerah tertinggal (PDT) itu.

Kunjungan Gus Ipul mendapat respons positif. Menteri Sandiaga Uno, melalui akun Instagram pribadinya, kemudian menyebutkan puluhan ribu peziarah yang hadir di sektor wisata religi di Kota Pasuruan. Kondisi itu dinilai merupakan bekal yang luar biasa dalam meningkatkan UMKM.

”Dengan memanfaatkan potensi wisata religi di Kota Pasuruan saja, kita bisa menggeliatkan sektor UMKM sekitar dan menjadi solusi dalam penciptaan lapangan kerja,” tulis Sandiaga di akun IG-nya.

Saat di Bappenas, Gus Ipul juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk mewujudkan Kota Pasuruan sebagai Madinah Van Java. Ibaratnya, Kota Madinah yang ada di Pulau Jawa. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/