Dua Tahun Berlalu Kasus Pembunuhan di Benerwojo Belum Terungkap

KEJAYAN, Radar Bromo – Polsek Kejayan masih memiliki pekerjaan rumah (PR) dalam kasus yang belum terungkap. Setelah dua tahun berlalu, peristiwa pembunuhan di Benerwojo yang terjadi Januari 2018 silam belum juga terungkap. Polsek mengaku masih kesulitan mencari bukti dan petunjuk.

Kapolsek Kejayan AKP Sumaryanto mengungkapkan, pembunuhan yang menimpa M Husen di Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, masih tetap menjadi atensi pihaknya. Namun, penyidikan sejauh ini belum membuahkan hasil.

Pihak kepolisian sendiri sudah berupaya menggali keterangan pada warga setempat maupun pihak keluarga korban. Namun, keterangan yang didapatkan juga tidak terlalu banyak membantu. Mereka mengaku tidak mengetahui apapun.

Menurutnya, tetangga dan pihak keluarga mengaku jika korban tidak memiliki musuh siapapun. Karena itu, motif pembunuhan masih belum bisa disimpulkan. Tapi, yang jelas aksi ini dilakukan oleh lebih dari dua orang pelaku.

“Masih belum. Tapi kami masih terus menyelidiki kasus ini. Untuk sementara belum ada bukti dan petunjuk baru yang mengarah pada terduga pelaku maupun motif dalam peristiwa ini,” ungkap Sumaryanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, M. Husen, warga Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, ditemukan meninggal bersimbah darah di sebuah ladang pada awal Januari (4/1) tahun 2018 silam. Korban ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan oleh istrinya.

Korban ditemukan dengan luka bacok di bagian pundak sebelah kanan serta kepalanya dibungkus dengan kain warna hijau. Pihak kepolisian melihat dari kondisi mayat korban menyimpulkan bahwa korban pembunuhan. (riz/fun)