alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Puluhan IKM di Kota Pasuruan Ajukan Sertifikasi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Pasuruan terus didorong agar berkembang dan memiliki daya saing tinggi. Puluhan IKM bahkan antusias mengejar sertifikasi usaha maupun komoditas yang diproduksinya.

Kabid Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Budiwati Setyarini menerangkan, sertifikasi terkait pengembangan mutu produk maupun teknologi industri tersebut diajukan ke Pemprov Jawa Timur. Kali ini pendaftaran sertifikasi itu bisa dilakukan melalui layanan mobile.

“Jadi, dari Disperindag Provinsi kini membuka layanan yang sifatnya mobile di daerah. Makanya kami mendorong agar IKM bisa memanfaatkan peluang ini,” terang Budiwati.

Kemarin (24/2), ada sekitar 30 IKM yang mendaftarkan sertifikasi. Ada berbagai IKM yang mengajukan. Antara lain IKM mebel, mamin, batik, dan kerajinan tangan atau handycraft. Pengajuan sertifikasi masing-masing IKM pun beragam. “Layanan yang difasilitasi ada beberapa. Seperti sertifikasi halal, ISO, uji SNI, uji kandungan nutrisi,” kata Budiwati.

Di samping itu, pelaku IKM juga bisa mengajukan merek dagang, desain industri, hak cipta, dan barcode. “Bisa juga konsultasi untuk pengembangan produknya,” ungkap Budiwati.

Dia menguraikan, sertifikasi untuk IKM itu terbilang penting. Mengingat hal itu juga bertujuan untuk meningkatkan standar IKM sekaligus mendorong daya saing. Sejauh ini, pihaknya menilai kesadaran pelaku IKM untuk memenuhi standar baku mutu produk maupun teknologi industri cukup tinggi.

“Bagi kami, IKM sudah menyadari bahwa peningkatan mutu ini memang penting demi memenuhi tuntutan pasar,” jelasnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Pasuruan terus didorong agar berkembang dan memiliki daya saing tinggi. Puluhan IKM bahkan antusias mengejar sertifikasi usaha maupun komoditas yang diproduksinya.

Kabid Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Budiwati Setyarini menerangkan, sertifikasi terkait pengembangan mutu produk maupun teknologi industri tersebut diajukan ke Pemprov Jawa Timur. Kali ini pendaftaran sertifikasi itu bisa dilakukan melalui layanan mobile.

“Jadi, dari Disperindag Provinsi kini membuka layanan yang sifatnya mobile di daerah. Makanya kami mendorong agar IKM bisa memanfaatkan peluang ini,” terang Budiwati.

Mobile_AP_Half Page

Kemarin (24/2), ada sekitar 30 IKM yang mendaftarkan sertifikasi. Ada berbagai IKM yang mengajukan. Antara lain IKM mebel, mamin, batik, dan kerajinan tangan atau handycraft. Pengajuan sertifikasi masing-masing IKM pun beragam. “Layanan yang difasilitasi ada beberapa. Seperti sertifikasi halal, ISO, uji SNI, uji kandungan nutrisi,” kata Budiwati.

Di samping itu, pelaku IKM juga bisa mengajukan merek dagang, desain industri, hak cipta, dan barcode. “Bisa juga konsultasi untuk pengembangan produknya,” ungkap Budiwati.

Dia menguraikan, sertifikasi untuk IKM itu terbilang penting. Mengingat hal itu juga bertujuan untuk meningkatkan standar IKM sekaligus mendorong daya saing. Sejauh ini, pihaknya menilai kesadaran pelaku IKM untuk memenuhi standar baku mutu produk maupun teknologi industri cukup tinggi.

“Bagi kami, IKM sudah menyadari bahwa peningkatan mutu ini memang penting demi memenuhi tuntutan pasar,” jelasnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2