alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Ditabrak, Alat Penyemprot Disinfektan di Purworejo Tak Fungsi

PASURUAN, Radar Bromo – Pos cek poin Covid-19 di perbatasan wilayah Kota Pasuruan yang ada di Kecamatan Purworejo tak maksimal. Itu dikarenakan alat penyemprot disinfektan untuk kendaraan yang masuk wilayah kota tak berfungsi. Alat tersebut rusak setelah ditabrak kendaraan muatan.

Kondisi itu sudah berlangsung sekitar sepekan terakhir. Biasanya, alat yang berbentuk serupa gapura itu melintang di sisi utara pos cek poin. Yaitu berada di perbatasan kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dengan Desa Pleret, KEcamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Setiap kendaraan yang melintas dari arah Malang menuju Kota Pasuruan disemprot disinfektan menggunakan alat tersebut. Akan tetapi, alat itu kini tidak lagi berfungsi. Sebagian rangkaian alat yang berbahan besi masih ada di tepi jalan. Namun tidak difungsikan.

Kabid Lalu Lintas di Dinas Perhubungan Kota Pasuruan Andriyanto menjelaskan bahwa alat tersebut rusak setelah ditabrak kendaraan bermuatan. Pihaknya tak menjelaskan kapan insiden itu terjadi. “Yang jelas kejadiannya malam hari dan sopir kendaraannya belum diketahui,” jelasnya.

Andri memastikan, pihaknya tengah memperbaiki alat tersebut. Agar bisa kembali digunakan. Menurut Andri, alat itu merupakan salah satu kebutuhan pos cek poin.

Sebab alat itu berfungsi mensterilisasi kendaraan yang masuk ke wilayah kota. “Sekarang masih kami perbaiki. Insyaallah pekan depan sudah bisa kami fungsikan,” jelas Andri.

Selama perbaikan, pihaknya juga akan menata ulang rangkaian alat penyemprot disinfektan itu. Supaya tidak lagi terjadi insiden serupa. “Kami akan cek juga penataannya agar lebih aman. Mungkin akan lebih lebar,” ujarnya.

Selama ini, alat itu memang sudah didesain dengan pertimbangan dimensi kendaraan yang paling besar. Karena itu, tiang penyangga alat itu sekitar 6 meter. Sebab, kata Andri, dimensi kendaraan yang paling besar tingginya sekitar 5 meter.

“Jadi sebenarnya sudah kami antisipasi. Tetapi nanti kami cek lagi. Semakin tinggi, semakin baik untuk antisipasi kendaraan yang muatannya melanggar, tingginya berlebih dan berpotensi nyangkut,” tandasnya. (tom/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR