alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Rutin Rawat Jalan Menuju Bromo untuk Jaga Kenyamanan Wisatawan

PASURUAN, Radar Bromo- Kenyamanan wisatawan Gunung Bromo, tak luput dari perhatian Pemprov Jawa Timur. Akses menuju destinasi internasional ini terus diperhatikan. Terutama kebersihan dan pemeliharaan jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo Wilayah Pasuruan Rino Wahyu mengatakan, ada beberapa kegiatan di jalan yang menjadi kewenangannya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya, menambal jalan berlubang guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan ini berjalan setiap tahun. Jadi, kalau ada jalan yang berlubang langsung kami tambal,” ujarnya.

Selain itu, juga ada pembabatan rumput liar di bahu jalan. Bahu jalan yang pinggirannya dipenuhi semak-semak, dibersihkan. Sehingga tidak mengganggu pandangan para pengguna jalan dan tidak terjadi penyempitan.

Drainase di kanan-kiri jalan turut dibersihan. Sebab, ketika air meluap ke jalan, akan membuat jalan cepat rusak. Aspalnya akan terkelupas dan terbawa aliran air. “Yang pasti kami jaga agar jalan awet,” katanya.

Khusus pembabatan rumput, dilakukan per spot. Ada sejumlah tim yang turun. Setiap tim terdiri atas empat orang.

Setiap tahun, kata Rino, ada anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk perawatan rutin. Bukan hanya untuk perawatan badan jalan, tetapi perbaikan longsor kecil. Bila longsor besar, akan ada anggaran tersendiri. (sid/rud)

PASURUAN, Radar Bromo- Kenyamanan wisatawan Gunung Bromo, tak luput dari perhatian Pemprov Jawa Timur. Akses menuju destinasi internasional ini terus diperhatikan. Terutama kebersihan dan pemeliharaan jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo Wilayah Pasuruan Rino Wahyu mengatakan, ada beberapa kegiatan di jalan yang menjadi kewenangannya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya, menambal jalan berlubang guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan ini berjalan setiap tahun. Jadi, kalau ada jalan yang berlubang langsung kami tambal,” ujarnya.

Selain itu, juga ada pembabatan rumput liar di bahu jalan. Bahu jalan yang pinggirannya dipenuhi semak-semak, dibersihkan. Sehingga tidak mengganggu pandangan para pengguna jalan dan tidak terjadi penyempitan.

Drainase di kanan-kiri jalan turut dibersihan. Sebab, ketika air meluap ke jalan, akan membuat jalan cepat rusak. Aspalnya akan terkelupas dan terbawa aliran air. “Yang pasti kami jaga agar jalan awet,” katanya.

Khusus pembabatan rumput, dilakukan per spot. Ada sejumlah tim yang turun. Setiap tim terdiri atas empat orang.

Setiap tahun, kata Rino, ada anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk perawatan rutin. Bukan hanya untuk perawatan badan jalan, tetapi perbaikan longsor kecil. Bila longsor besar, akan ada anggaran tersendiri. (sid/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/