alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Gudang Oven Kayu di Gadingrejo Terbakar

PASURUAN, Radar Bromo – Kebakaran gudang oven pabrik kayu terjadi lagi di wilayah Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Rabu malam (22/6), si jago merah melahap gudang oven PT Hasil Alam Indo Indah (HAII).

Informasinya, kebakaran terjadi mulai pukul 23.20. Api berkobar-kobar menjalar di bagian cerobong asap mesin pemotong kayu. Karena banyak barang yang mudah terbakar, api begitu cepat menyebar. Segera menjalar ke titik-titik lain. Sebab, di sekitar lokasi banyak ditemukan kayu kering dan sekam.

Barisan pemadam kebakaran dari BPBD Kota Pasuruan pun bergerak ke lokasi. Petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Sebab, lokasi tersebut memang sering terbakar.

”Sehingga memang perlu antisipasi yang lebih dalam penanganannya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Samsul Hadi.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat menjinakkan kobaran api. Mereka harus lebih dulu menyisihkan kayu-kayu kering dan tumpukan sekam di sekitar lokasi. Tujuannya, mencegah meluasnya kebakaran.

”Kami lokalisasi lebih dulu supaya tidak menyebar,” katanya.

Samsul mengakui, pemadaman butuh waktu lebih lama karena di lokasi memang banyak barang yang mudah terbakar. Tiga unit mobil pemadam mengepung api dari berbagai penjuru. Petugas masih menambahnya dengan satu unit water supply untuk mengisi pasokan air.

PASURUAN, Radar Bromo – Kebakaran gudang oven pabrik kayu terjadi lagi di wilayah Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Rabu malam (22/6), si jago merah melahap gudang oven PT Hasil Alam Indo Indah (HAII).

Informasinya, kebakaran terjadi mulai pukul 23.20. Api berkobar-kobar menjalar di bagian cerobong asap mesin pemotong kayu. Karena banyak barang yang mudah terbakar, api begitu cepat menyebar. Segera menjalar ke titik-titik lain. Sebab, di sekitar lokasi banyak ditemukan kayu kering dan sekam.

Barisan pemadam kebakaran dari BPBD Kota Pasuruan pun bergerak ke lokasi. Petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Sebab, lokasi tersebut memang sering terbakar.

”Sehingga memang perlu antisipasi yang lebih dalam penanganannya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Samsul Hadi.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat menjinakkan kobaran api. Mereka harus lebih dulu menyisihkan kayu-kayu kering dan tumpukan sekam di sekitar lokasi. Tujuannya, mencegah meluasnya kebakaran.

”Kami lokalisasi lebih dulu supaya tidak menyebar,” katanya.

Samsul mengakui, pemadaman butuh waktu lebih lama karena di lokasi memang banyak barang yang mudah terbakar. Tiga unit mobil pemadam mengepung api dari berbagai penjuru. Petugas masih menambahnya dengan satu unit water supply untuk mengisi pasokan air.

MOST READ

BERITA TERBARU

/