alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Asyik Ngopi, Terima Telepon, Tewas Ditabrak Kereta Api

BEJI, Radar Bromo – Purwanto, 41, sedang istirahat sambil ngopi di warung, Sabtu (24/4) pagi itu. Namun, dering telepon membuat istirahatnya terjeda. Dia pun menerima telepon sambil duduk di rel KA. Nahas, dia tertabrak KA hingga tewas.

Sopir truk asal Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo itu tertabrak KA di perlintasan Beji. Depan Yonkav Beji, sekitar pukul 09.05. Diduga korban tidak mendengar saat KA melintas di jalur tersebut.

Kapolsek Beji Kompol Akhmad menjelaskan, korban baru saja mengirim kardus ke sebuah pabrik di Kabupaten Pasuruan. Ia lantas beristirahat sambil ngopi di sebuah warung di pinggir jalan raya Beji, di depan Yonkav Beji. Masuk Desa/Kecamatan Beji.

“Saat sedang beristirahat itulah, tiba-tiba ada panggilan telepon di hapenya. Korban lantas keluar dari warung untuk menerima telepon. Dia duduk di pinggir perlintasan KA yang ada di utara jalan dengan menghadap ke utara,” katanya.

Tidak lama berselang, dari arah barat melintas KA Penataran relasi Blitar-Tulungagung yang melaju ke arah timur. Kereta dikemudikan masinis Suko Wigeno dan asisten masinis Muhamad Irham.

Masinis sempat membunyikan klakson sebenarnya. Namun, korban tidak bergerak dari tempat duduknya.

Akibatnya tragis. Korban tersambar kereta api dan langsung meninggal di lokasi dengan luka di kepala. Meski begitu, tubuh korban utuh.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian langsung menghubungi Polsek Beji. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jenasah korban ke RS Pusdik Brimob Watukosek.

“Kematian korban murni kecelakaan. Diduga saat menerima telepon itu korban tidak mendengar klakson dari KA yang melintas. Akibatnya korban tersambar KA dan langsung tewas di lokasi,” sebut perwira dengan satu melati di pundaknya itu. (riz/hn)

BEJI, Radar Bromo – Purwanto, 41, sedang istirahat sambil ngopi di warung, Sabtu (24/4) pagi itu. Namun, dering telepon membuat istirahatnya terjeda. Dia pun menerima telepon sambil duduk di rel KA. Nahas, dia tertabrak KA hingga tewas.

Sopir truk asal Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo itu tertabrak KA di perlintasan Beji. Depan Yonkav Beji, sekitar pukul 09.05. Diduga korban tidak mendengar saat KA melintas di jalur tersebut.

Kapolsek Beji Kompol Akhmad menjelaskan, korban baru saja mengirim kardus ke sebuah pabrik di Kabupaten Pasuruan. Ia lantas beristirahat sambil ngopi di sebuah warung di pinggir jalan raya Beji, di depan Yonkav Beji. Masuk Desa/Kecamatan Beji.

“Saat sedang beristirahat itulah, tiba-tiba ada panggilan telepon di hapenya. Korban lantas keluar dari warung untuk menerima telepon. Dia duduk di pinggir perlintasan KA yang ada di utara jalan dengan menghadap ke utara,” katanya.

Tidak lama berselang, dari arah barat melintas KA Penataran relasi Blitar-Tulungagung yang melaju ke arah timur. Kereta dikemudikan masinis Suko Wigeno dan asisten masinis Muhamad Irham.

Masinis sempat membunyikan klakson sebenarnya. Namun, korban tidak bergerak dari tempat duduknya.

Akibatnya tragis. Korban tersambar kereta api dan langsung meninggal di lokasi dengan luka di kepala. Meski begitu, tubuh korban utuh.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian langsung menghubungi Polsek Beji. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jenasah korban ke RS Pusdik Brimob Watukosek.

“Kematian korban murni kecelakaan. Diduga saat menerima telepon itu korban tidak mendengar klakson dari KA yang melintas. Akibatnya korban tersambar KA dan langsung tewas di lokasi,” sebut perwira dengan satu melati di pundaknya itu. (riz/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/