alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Wednesday, 28 October 2020

Raih WTP 5 Tahun Beruntun, Pemkab Pasuruan Diapresiasi Kemenkeu

Prestasi membanggakan kembali diraih pemkab Pasuruan. Kali ini didapat atas prestasinya mempertahankan WTP selama 5 tahun berturut-turut (2015-2019). Atas predikat WTP selama 5 tahun ke belakang ini, Pemkab Pasuruan diganjar penghargaan langsung dari Kementerian Keuangan.

——————

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Keuangan, Dr. Sri Mulyani Indrawati M.Ec kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020. Penyerahan dilakukan melalui video conference aplikasi Zoom pada hari Selasa (22/9) bertempat di Command Center Kabupaten Pasuruan

Bupati Irsyad Yusuf mengatakan, keberhasilan Pemkab meraih Opini WTP lima kali beruntun sejak 2015 sampai 2019, tidak terlepas dari kerja keras bersama mulai dari Bupati, Sekda, hingga seluruh OPD. Semuanya terus berkomitmen sesuai pakta integritas dalam melakukan tata kelola keuangan yang baik sesuai aturan.

“Namun, saya harap semua OPD tidak cepat berpuas diri. Terus lakukan pembenahan agar tata kelola keuangan semakin baik sehingga prestasi ini bisa kita pertahankan, ujarnya di depan semua pejabat pemkab.

PENGARAHAN: Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memberikan pengarahan pada kepala OPD usai dapat penghargaan Opini WTP lima kali beruntun. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Gus Irsyad -sapaan akrabnya- menjelaskan, penghargaan WTP merupakan pencapaian kinerja bersama semua OPD yang terus berkomitmen untuk membuat pelaporan keuangan yang systemable dan tertib aturan. Sehingga, seluruh kegiatan kepemerintahan dapat dipertanggungjawabkan. Mulai perencanaan, penganggaran, penatausahaan keuangan, akuntansi pelaporan, pengawasan, dan pertanggungjawabannya.

Pemkab Pasuruan, menurut Gus Irsyad, sangat berterima kasih kepada seluruh OPD yang telah bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Terlebih, ada beberapa kriteria yang harus dilaksanakan agar dapat meraih WTP. Yakni, kepatuhan terhadap perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian internal, penerapan standar akuntansi pemerintah, serta pengungkapan yang cukup.

KOMPAK: Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersama Sekda dan Asisten di lingkungan Pemkab Pasuruan berfoto bersama usai dapat Opini WTP.

 

Selain kerja keras OPD, kesuksesan Pemkab Pasuruan dalam mempertahankan Opini WTP selama lima tahun beruntun, tak lepas dari sinergisitas yang baik antara eksekutif dan legislatif. Karenanya, kata Gus Irsyad, penggunaan dan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan terus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Serta, dengan memperhatikan saran dan masukan dewan sebagai wakil rakyat.

Tak hanya OPD, Gus Irsyad juga berterima kasih kepada seluruh stakeholder dan semua lapisan masyarakat. Sebab, telah bersama-sama mendukung kebijakan Bupati-Wakil Bupati Pasuruan dalam menciptakan Kabupaten Pasuruan yang sejahtera, maslahat, dan berdaya saing.

“Terima kasih untuk tokoh agama, tokoh masyarakat, para alim ulama, dan semua pihak yang ikut berdoa agar Kabupaten Pasuruan terus menjadi daerah yang unggul. Dimulai dari kinerja SDM (sumber daya manusia) yang mumpuni dan berakhir dengan pelayanan memuaskan,” ujarnya. (riz/adv)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dewan Pers Dorong Disusun SOP Liputan Aksi Unjuk Rasa

jurnalis rentan dan berpotensi menjadi korban kekerasan saat liputan unjuk rasa.

Dilema Normalisasi Kalimati; Wacana Penggusuran demi Atasi Banjir  

Bila rencana itu dijalankan, 1.208 bidang di tujuh desa/kelurahan yang ada di tiga kecamatan, Kabupaten Pasuruan bakal tergusur.

Tak Ada Lagi Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Hotel Kab Pasuruan    

Jumlah pasien korona di Kabupaten Pasuruan mulai terkendali.

Dalam Waktu 7 Menit, Dua Motor di Petungasri Pandaan Raib

Dua unit motor itu berupa, Honda New Beat bernopol N 4669 TAC dan Honda Vario 125 hitam bernopol W 4771 T.

Sopirnya Ngantuk, Pikap Tabrak Truk di Leces Sampai Ringsek

Untungnya tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian ini.