alexametrics
25 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Jalur Bromo lewat Pasuruan Bakal Dibangun Rest Area Baru di Tutur

TUTUR, Radar BromoJalur wisata menuju kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, dan Semeru (TNBTS) semakin lengkap lewat Kabupaten Pasuruan. Dibiayai APBN Rp 3,81 miliar, Pemkab Pasuruan membangun rest area baru di kawasan Tutur. Proyeknya mulai berjalan.

Rest area baru tersebut dibangun di jalan raya provinsi, kawasan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Tepatnya lahan pemkab di Dusun Mesagi. Dalam pantauan Jawa Pos Radar Bromo kemarin (22/7) terlihat sejumlah pekerja telah menggarap bangunan fisiknya.

”Lelang dan kontrak selesai ditandatangani. Pekerjaan fisiknya langsung dikerjakan,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati. Proyek tersebut direncanakan selesai selama 120 hari atau tiga bulan ke depan.

Eka menjelaskan, pembangunan rest area baru merupakan program Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Program itu diusulkan ke pemerintah pusat pada 2021. Pusat, lewat Kementerian Pariwisata menyetujuinya. Sebab, program ini bakal menunjang keberadaan wisata internasional Gunung Bromo.

Apa saja yang dibangun? Eka menyebutkan, rest area tersebut bakal dilengkapi dengan pusat informasi pariwisata, toilet, tempat parkir, gazebo, plasa kuliner, dan rute jalur pedestrian. Penggarapnya adalah CV Banawa Sekar dengan nilai kontrak Rp 3.819.757.800.

”Pekerjaan terus kami monitor setiap saat. Mudah-mudahan selesai tepat waktu,” katanya. (zal/far)

TUTUR, Radar BromoJalur wisata menuju kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, dan Semeru (TNBTS) semakin lengkap lewat Kabupaten Pasuruan. Dibiayai APBN Rp 3,81 miliar, Pemkab Pasuruan membangun rest area baru di kawasan Tutur. Proyeknya mulai berjalan.

Rest area baru tersebut dibangun di jalan raya provinsi, kawasan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Tepatnya lahan pemkab di Dusun Mesagi. Dalam pantauan Jawa Pos Radar Bromo kemarin (22/7) terlihat sejumlah pekerja telah menggarap bangunan fisiknya.

”Lelang dan kontrak selesai ditandatangani. Pekerjaan fisiknya langsung dikerjakan,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati. Proyek tersebut direncanakan selesai selama 120 hari atau tiga bulan ke depan.

Eka menjelaskan, pembangunan rest area baru merupakan program Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Program itu diusulkan ke pemerintah pusat pada 2021. Pusat, lewat Kementerian Pariwisata menyetujuinya. Sebab, program ini bakal menunjang keberadaan wisata internasional Gunung Bromo.

Apa saja yang dibangun? Eka menyebutkan, rest area tersebut bakal dilengkapi dengan pusat informasi pariwisata, toilet, tempat parkir, gazebo, plasa kuliner, dan rute jalur pedestrian. Penggarapnya adalah CV Banawa Sekar dengan nilai kontrak Rp 3.819.757.800.

”Pekerjaan terus kami monitor setiap saat. Mudah-mudahan selesai tepat waktu,” katanya. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/