alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Pemdes Sukodermo Bangun Gedung Madin-Jalan Usaha Tani

SEBAGAI desa yang mayoritas penduduknya banyak bermata pencaharian di pertanian, tahun ini Pemdes Sukodermo difokuskan untuk menunjang produktivitas. Selain itu juga ada pembangunan gedung madrasah diniyah. Tapi penanganan pandemi tetap tak ditinggalkan.

Kepala Desa Sukodermo Abdul Karim mengatakan bahwa tahun ini program desa memang masih banyak terserap untuk penanganan Covid-19. Namun pembangunan fisik masih dilakukan yaitu untuk menunjang pertanian dan sektor pendidikan.

“Tahun ini ada pembangunan jalan usaha tani. Dari yang awalnya hanya jalan setapak, kami perlebar agar bisa dilalui kendaraan seperti sepeda motor roda dua dan tiga,” ujarnya.

MELAYANI MASYARAKAT: Kepala Desa Sukodermo Abdul Karim (tengah) bersama Perangkat Desa Sukodermo. (Foto: Pemdes Sukodermo for Jawa Pos Radar Bromo)

Pembangunan jalan usaha tani ini dilakukan di Dusun Sukodermo Utara yang masuk dalam program ketahanan pangan. Jalan yang mulanya setapak diperlebar menjadi 2,5 meter dengan panjang 490 meter. Kendati masih berupa tanah padat, kedepan ada rencana bakal dipavingisasi jika ada anggaran tahun berikutnya.

“Juni ini sudah selesai dan langsung bisa dimanfaatkan oleh petani. Baik untuk mendukung usaha pertanian dan memangkas ongkos produksi atau mengangkut hasil pertanian,” ujarnya.

SEBAGAI desa yang mayoritas penduduknya banyak bermata pencaharian di pertanian, tahun ini Pemdes Sukodermo difokuskan untuk menunjang produktivitas. Selain itu juga ada pembangunan gedung madrasah diniyah. Tapi penanganan pandemi tetap tak ditinggalkan.

Kepala Desa Sukodermo Abdul Karim mengatakan bahwa tahun ini program desa memang masih banyak terserap untuk penanganan Covid-19. Namun pembangunan fisik masih dilakukan yaitu untuk menunjang pertanian dan sektor pendidikan.

“Tahun ini ada pembangunan jalan usaha tani. Dari yang awalnya hanya jalan setapak, kami perlebar agar bisa dilalui kendaraan seperti sepeda motor roda dua dan tiga,” ujarnya.

MELAYANI MASYARAKAT: Kepala Desa Sukodermo Abdul Karim (tengah) bersama Perangkat Desa Sukodermo. (Foto: Pemdes Sukodermo for Jawa Pos Radar Bromo)

Pembangunan jalan usaha tani ini dilakukan di Dusun Sukodermo Utara yang masuk dalam program ketahanan pangan. Jalan yang mulanya setapak diperlebar menjadi 2,5 meter dengan panjang 490 meter. Kendati masih berupa tanah padat, kedepan ada rencana bakal dipavingisasi jika ada anggaran tahun berikutnya.

“Juni ini sudah selesai dan langsung bisa dimanfaatkan oleh petani. Baik untuk mendukung usaha pertanian dan memangkas ongkos produksi atau mengangkut hasil pertanian,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/