alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Gus Irsyad Raih Gelar ”Doktor Kapiten” dengan Nilai Sempurna

KABUPATEN Pasuruan benar-benar berbangga memiliki figur Bupati Irsyad Yusuf. Selain sukses meraih begitu banyak prestasi dalam berbagai bidang selama memimpin pemerintahan, Gus Irsyad juga berhasil menyandang gelar doktor (Dr). Gelar akademik membanggakan itu dicapainya dari Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB) Malang. Gus Irsyad menyebutnya ”Doktor Kapiten.”

Mengapa ”Doktor Kapiten”? Gelar tersebut tidak lepas dari disertasi Gus Irsyad saat menamatkan S-3-nya. Judul disertasi itu adalah Model Pengembangan Kopi Kapiten dalam Membangun Brand Kabupaten Pasuruan sebagai Daerah/Kawasan Agropolitan.

Disertasi tersebut dipertahankan di depan para penguji saat ujian terbuka doktoral pada Jumat (20/5). Para penguji bahkan memberikan nilai tertinggi untuk Gus Irsyad. Orang nomor satu di Pemkab Pasuruan itu lulus dengan sempurna, IPK 4.0.

”Alhamdulillah. Tentunya kami bersyukur karena mampu menyelesaikan pendidikan S-3. Ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Baik keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat. Semua tahapan bisa dilalui dengan baik,” kata bupati yang juga pencipta lagu dan pemain sepak bola tersebut.

Gus Irsyad mengaku bersyukur dan bangga. Sebab, di tengah kesibukannya yang tinggi sebagai seorang bupati, dirinya masih mampu menyelesaikan ujian disertasi dengan predikat cum laude.

BANGGA: Ketum PB NU KH Yahya Cholil Staquf turut hadir dan menyatakan bangga atas pencapaian Gus Irsyad. (Foto: Istimewa)

Lebih-lebih disertasi itu disusun dengan jerih payahnya untuk mengangkat citra kopi asli Kabupaten Pasuruan. Gus Irsyad turun langsung menekuni kopi khas Pasuruan itu. Sejak dari proses di petani, produksi, hingga branding dan pemasaran. Sampai membuka gerai kopi dan kafe di berbagai lokasi. Bahkan, foto dirinya menjadi gambar dalam brand Kopi Kapiten.

KABUPATEN Pasuruan benar-benar berbangga memiliki figur Bupati Irsyad Yusuf. Selain sukses meraih begitu banyak prestasi dalam berbagai bidang selama memimpin pemerintahan, Gus Irsyad juga berhasil menyandang gelar doktor (Dr). Gelar akademik membanggakan itu dicapainya dari Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB) Malang. Gus Irsyad menyebutnya ”Doktor Kapiten.”

Mengapa ”Doktor Kapiten”? Gelar tersebut tidak lepas dari disertasi Gus Irsyad saat menamatkan S-3-nya. Judul disertasi itu adalah Model Pengembangan Kopi Kapiten dalam Membangun Brand Kabupaten Pasuruan sebagai Daerah/Kawasan Agropolitan.

Disertasi tersebut dipertahankan di depan para penguji saat ujian terbuka doktoral pada Jumat (20/5). Para penguji bahkan memberikan nilai tertinggi untuk Gus Irsyad. Orang nomor satu di Pemkab Pasuruan itu lulus dengan sempurna, IPK 4.0.

”Alhamdulillah. Tentunya kami bersyukur karena mampu menyelesaikan pendidikan S-3. Ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Baik keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat. Semua tahapan bisa dilalui dengan baik,” kata bupati yang juga pencipta lagu dan pemain sepak bola tersebut.

Gus Irsyad mengaku bersyukur dan bangga. Sebab, di tengah kesibukannya yang tinggi sebagai seorang bupati, dirinya masih mampu menyelesaikan ujian disertasi dengan predikat cum laude.

BANGGA: Ketum PB NU KH Yahya Cholil Staquf turut hadir dan menyatakan bangga atas pencapaian Gus Irsyad. (Foto: Istimewa)

Lebih-lebih disertasi itu disusun dengan jerih payahnya untuk mengangkat citra kopi asli Kabupaten Pasuruan. Gus Irsyad turun langsung menekuni kopi khas Pasuruan itu. Sejak dari proses di petani, produksi, hingga branding dan pemasaran. Sampai membuka gerai kopi dan kafe di berbagai lokasi. Bahkan, foto dirinya menjadi gambar dalam brand Kopi Kapiten.

MOST READ

BERITA TERBARU

/