3 Kelurahan Urung Dipasang Penerangan Jalan Umum Karena Alasan Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Tak semua kawasan minim penerangan bisa dipasang lampu penerangan jalan lingkungan (PJL) tahun ini. Pemkot Pasuruan sendiri menargetkan pemasangan lampu PJL di 10 kelurahan. Akan tetapi, tidak semua warga di kelurahan tersebut sanggup.

Kabid Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far mengatakan pemasangan PJL itu memang disediakan oleh Pemkot. Total anggaran yang disediakan senilai Rp 1,89 miliar.

“Akan tetapi, untuk pembayaran beban listriknya oleh warga,” terang Uung.

Menurut dia, tak semua warga di 10 kelurahan menyanggupi membayar beban listrik. Karena itu, pihaknya juga tak bisa merealisasikan pemasangan PJL sesuai dengan rencana.

“Ada tiga kelurahan yang tak membuat surat kesanggupan dari warga. Makanya, kami juga tidak bisa merealisasikan,” tuturnya.

Tiga kelurahan itu ialah Mandaranrejo, Randusari, dan Pohjentrek. Sehingga pemasangan PJL hanya dilakukan di tujuh kelurahan. Antara lain, Sekargadung, Karangketug, Karanganyar, Purutrejo, Purworejo, Kebonagung, dan Blandongan.

“Anggaran yang tidak terserap untuk pemasangan PJL di tiga kelurahan kami alihkan untuk penanganan Covid-19,” tandasnya. (tom/fun)