alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

176 Calon Kades di 54 Desa Kab Pasuruan Berebut Suara Rabu Ini

BANGIL, Radar Bromo – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar hari ini (23/3). Sebanyak 176 calon kepala desa (cakades) akan bertarung untuk memperebutkan kursi di masing-masing desa. Mereka memperebutkan 185.648 suara, yang tercatat sebagai total pemilih di pilkades.

Ada 54 desa di 21 kecamatan yang akan menyelenggarakan pilkades serentak tahun ini. Segala persiapan sudah dilakukan. Dari 54 desa, tercatat ada 417 TPS yang akan berdiri. Banyaknya TPS tersebut tak lepas dari kebijakan pemerintah pusat, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat pilkades. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

Setiap desa, memang memiliki jumlah calon berbeda. Sesuai aturan yang ada, minimal pencalonan diisi 2 orang. Sementara maksimal, sebanyak 5 orang.

Tempat Pemungutan Suara (TPS), biasanya ditempatkan di masing-masing balai desa. Namun, kali ini, disebar. Tidak hanya di balai desa. Tetapi juga tempat lain. Untuk mengurai jumlah pemilih. “Karena aturan maksimal, adalah 500 peserta di setiap TPS,” ungkapnya.

Menurut Bakti, jumlah TPS di setiap desa memang berbeda. Karena ada yang hanya tiga TPS. Tapi, ada pula yang sampai 7 TPS. Tergantung jumlah kepadatan penduduknya.

“Seperti di Gempol. Jumlah TPS-nya cukup banyak,” terang Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana.

Bakti menambahkan, masing-masing TPS mendapatkan penjagaan ketat. Selain menyiagakan petugas pemungutan suara, juga ada Linmas di ring 1 dan petugas kepolisian serta TNI hingga Satpol PP di ring 2.

BANGIL, Radar Bromo – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar hari ini (23/3). Sebanyak 176 calon kepala desa (cakades) akan bertarung untuk memperebutkan kursi di masing-masing desa. Mereka memperebutkan 185.648 suara, yang tercatat sebagai total pemilih di pilkades.

Ada 54 desa di 21 kecamatan yang akan menyelenggarakan pilkades serentak tahun ini. Segala persiapan sudah dilakukan. Dari 54 desa, tercatat ada 417 TPS yang akan berdiri. Banyaknya TPS tersebut tak lepas dari kebijakan pemerintah pusat, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat pilkades. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

Setiap desa, memang memiliki jumlah calon berbeda. Sesuai aturan yang ada, minimal pencalonan diisi 2 orang. Sementara maksimal, sebanyak 5 orang.

Tempat Pemungutan Suara (TPS), biasanya ditempatkan di masing-masing balai desa. Namun, kali ini, disebar. Tidak hanya di balai desa. Tetapi juga tempat lain. Untuk mengurai jumlah pemilih. “Karena aturan maksimal, adalah 500 peserta di setiap TPS,” ungkapnya.

Menurut Bakti, jumlah TPS di setiap desa memang berbeda. Karena ada yang hanya tiga TPS. Tapi, ada pula yang sampai 7 TPS. Tergantung jumlah kepadatan penduduknya.

“Seperti di Gempol. Jumlah TPS-nya cukup banyak,” terang Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana.

Bakti menambahkan, masing-masing TPS mendapatkan penjagaan ketat. Selain menyiagakan petugas pemungutan suara, juga ada Linmas di ring 1 dan petugas kepolisian serta TNI hingga Satpol PP di ring 2.

MOST READ

BERITA TERBARU

/