alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Rumah Karantina di Kota Pasuruan Bakal Dipindah ke Kecamatan Ini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus mematangkan persiapan rumah karantina bagi pasien Covid-19. Gedung Gradhika yang dimanfaatkan sebagai tempat karantina sejak April 2020 harus segera dikosongkan.

Segera dikosongkan karena gedung pertemuan itu berada satu kompleks dengan rumah dinas Wali Kota di Pendopo Surga Surgi. Sedangkan Pemkot juga harus memberikan fasilitas rumah dinas kepada Wali Kota Pasuruan terpilih yang bakal dilantik.

“Rumah karantina tetap dipindahkan dari Gradhika. Sekarang sedang diproses,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat.

Sejauh ini, rumah karantina Gradhika ditempati 20 orang. Di antaranya, tiga pasien positif dan 17 pasien dalam pemantauan. Mereka akan tetap menjalani karantina hingga selesai di tempat itu. Setelah masa karantina tuntas, Gedung Gradhika langsung dikosongkan.

“Pasien yang masih ada di Gradhika, mereka akan lepas karantina pada hari Minggu. Jadi hari itu Gradhika sudah bisa kosong,” katanya.

Pihaknya juga memastikan akan melakukan sterilisasi area kompleks rumah dinas. “Tentu setelah kosong nanti akan didisinfeksi agar steril,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot juga menyiapkan tempat baru untuk rumah karantina. Sejauh ini, Pemkot bakal memanfaatkan aset daerah sebagai rumah karantina. Yakni gedung pertemuan di kantor Kecamatan Bugul Kidul untuk dijadikan rumah karantina.

Pemkot juga menyediakan fasilitas yang sama sebagaimana di rumah karantina Gradhika. Mulai dari sarana prasarana, mamin dan suplemen. Kokoh menyebut pihaknya tengah menyiapkan gedung itu sebagai tempat karantina.

“Apabila ada pasien baru nanti akan menjalani karantina di Kecamatan Bugul Kidul,” bebernya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus mematangkan persiapan rumah karantina bagi pasien Covid-19. Gedung Gradhika yang dimanfaatkan sebagai tempat karantina sejak April 2020 harus segera dikosongkan.

Segera dikosongkan karena gedung pertemuan itu berada satu kompleks dengan rumah dinas Wali Kota di Pendopo Surga Surgi. Sedangkan Pemkot juga harus memberikan fasilitas rumah dinas kepada Wali Kota Pasuruan terpilih yang bakal dilantik.

“Rumah karantina tetap dipindahkan dari Gradhika. Sekarang sedang diproses,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat.

Mobile_AP_Half Page

Sejauh ini, rumah karantina Gradhika ditempati 20 orang. Di antaranya, tiga pasien positif dan 17 pasien dalam pemantauan. Mereka akan tetap menjalani karantina hingga selesai di tempat itu. Setelah masa karantina tuntas, Gedung Gradhika langsung dikosongkan.

“Pasien yang masih ada di Gradhika, mereka akan lepas karantina pada hari Minggu. Jadi hari itu Gradhika sudah bisa kosong,” katanya.

Pihaknya juga memastikan akan melakukan sterilisasi area kompleks rumah dinas. “Tentu setelah kosong nanti akan didisinfeksi agar steril,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot juga menyiapkan tempat baru untuk rumah karantina. Sejauh ini, Pemkot bakal memanfaatkan aset daerah sebagai rumah karantina. Yakni gedung pertemuan di kantor Kecamatan Bugul Kidul untuk dijadikan rumah karantina.

Pemkot juga menyediakan fasilitas yang sama sebagaimana di rumah karantina Gradhika. Mulai dari sarana prasarana, mamin dan suplemen. Kokoh menyebut pihaknya tengah menyiapkan gedung itu sebagai tempat karantina.

“Apabila ada pasien baru nanti akan menjalani karantina di Kecamatan Bugul Kidul,” bebernya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2