alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Baru Pesantren yang Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka

PASURUAN, Radar Bromo – Pembelajaran di Kota Pasuruan masih dilakukan secara daring. Sebab, status penyebaran virus korona saat ini masih belum dalam batas aman. Pembelajaran tatap muka diperbolehkan apabila kota sudah memasuki status penyebaran rendah.

Sedangkan saat ini, status penyebaran virus korona di Kota Pasuruan masih dalam taraf sedang. “Kami terus koordinasi dengan gugus tugas apabila statusnya sudah memungkinkan tatap muka, maka akan kami persiapkan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif.

Sampai saat ini, kata Ayik -sapaan Mualif Arif-, siswa dari jenjang pendidikan TK hingga SMP masih belajar daring. Pembelajaran tatap muka hanya diperbolehkan untuk sekolah-sekolah berbasis pondok pesantren. Itu pun dilakukan dengan protokol kesehatan dan pemeriksaan yang ketat.

“Untuk sekolah yang di pesantren dan yayasan sudah diperbolehkan,” katanya.
Dia menyebut ada tiga sekolah berbasis pondok pesantren yang sudah mengelar sekolah tatap muka. Yaitu di Pesantren Bayt al Hikmah, Pesantren SPEM, dan Bina Insan Cendekia. “Di Bina Insan Cendekia ada dua, yang di asrama tatap muka, yang tidak di asrama masih daring,” tuturnya.

Ditambahkannya, sekolah berbasis pondok pesantren dan yang memiliki asrama memang diizinkan menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka. Namun harus memenuhi aturan yang ketat. Di antaranya memastikan kondisi kesehatan siswa sejak awal masuk asrama.

“Jadi diperiksa dulu kesehariannya. Untuk memastikan tidak terpapar. Selama mengikuti pembelajaran di sekolah dan pesantren itu tidak diperbolehkan keluar dan dikunjungi,” pungkasnya.

Diketahui, pembelajaran daring di kota Pasuruan mulai berlangsung sejak Maret lalu. Pemerintah pusat kemudian mengucurkan bantuan kuota internet untuk menunjang pembelajaran. Bantuan kuota internet itu berbeda menyesuaikan setiap jenjang pendidikannya. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR