Proyek Pemasangan 378 Titik PJU di Kota Pasuruan Belum Terealisasi

GADINGREJO, Radar Bromo – Hingga akhir September, rencana Pemkot Pasuruan memasang puluhan titik penerangan jalan umum (PJU) baru di Kota Pasuruan belum direalisasikan. Meski begitu, pemkot optimistis rencana itu bisa dirampungkan tepat waktu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PJU pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Andriyanto mengungkapkan, rencana pemasangan PJU tahun ini tetap berjalan. Pihaknya berkomitmen proyek PJU di 378 titik bisa selesai tahun ini. Sebelum akhir tahun, PJU baru ini sudah bisa berfungsi.

“Saat ini memang belum terlaksana. Kami baru saja menyelesaikan tahap lelang. Tinggal tunggu perjanjian kontrak dengan pelaksana saja sebelum digarap,” ungkap Andriyanto.

Andri menjelaskan, 378 titik jalan yang dipasang PJU ini tersebar di sejumlah ruas jalan perkotaan. Seperti Jalan Lombok, Jalan Kalimantan, Jalan Hang Tuah, Jalan Sulawesi, Jalan Halmahera, Jalan Maluku, dan Jalan Banda.

Selanjutnya di Jalan MT Haryono, Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Soekarno Hatta. Serta di Jalan Tembus Randusari, Jalan Tembus Krapyakrejo I dan II, Karangketug, dan Jalan Tembus Kepel Blandongan.

Sejumlah jalan itu memang belum memiliki penerangan yang cukup dan cenderung gelap saat malam hari. Meski saat ini tahun anggaran 2020 kurang dari empat bulan, namun pihaknya optimistis bisa menyelesaikan proyek senilai Rp 3,7 miliar dari APBD 2020 ini.

Pasalnya, berdasarkan pengalaman di tahun sebelumnya, proyek PJU selalu bisa selesai sebelum masa kontrak berakhir.

“Kami optimistis proyek PJU tahun ini bisa rampung tepat waktu. Kami masih punya waktu kurang lebih 90 hari tersisa untuk merealisasikannya,” sebut Andri. (riz/mie)