alexametrics
27 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Pemkot Pasuruan Belum Beli PCR meski Kasus Korona Tinggi

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan sudah berencana membeli alat tes polymerase chain reaction (PCR) sejak Juli lalu. Namun hingga kini, rencana itu belum direalisasikan.

Ada beberapa alasan yang membuat pemkot harus mempertimbangkan secara matang sebelum membeli alat tersebut.

“Pengadaan PCR hingga saat ini kami masih belum fix. Ada beberapa pertimbangan. Karena peralatan PCR ada kekurangan dan kelebihan berbeda-beda,” ungkap Koordinator Tracing dan Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat.

Kokoh mengaku, pihaknya memang berencana membeli alat tersebut. Tujuannya, untuk mempercepat proses pemeriksaan hasil tes swab pasien.

Kokoh lalu menggambarkan beberapa jenis alat PCR. Kata dia, ada alat PCR dengan jenis tertentu yang membutuhkan ruangan besar. Sehingga tidak bisa ditempatkan di rumah sakit karena ruangannya tidak memadai.

Di sisi lain, ada juga yang bisa ditempatkan di rumah sakit. Namun belum sesuai dengan standar kesehatan. “Jadi, kami masih timbang-timbang untuk dievaluasi. Kemudian baru ditentukan PCR mana yang sesuai dengan sarana yang kami punya,” beber dia.

Pihaknya juga berharap alat PCR itu bisa segera dimiliki. Sehingga, pemeriksaan pasien bisa diketahui hasilnya lebih cepat. Kokoh juga mengaku akan menyiapkan ruangan khusus di RSUD dr R Soedarsono untuk alat tersebut.

Tetapi ruangan itu memerlukan renovasi lebih dulu. “Renovasi ruangan itu akan dilakukan apabila sudah siap beli PCR,” jelasnya.

Selain beberapa pertimbangan itu, Kokoh juga mengatakan bahwa pihaknya harus berhati-hati dalam proses pengadaan barang dan jasa. “Prinsipnya, perlu kehati-hatian apalagi yang dipakai ini dana Covid,” bebernya. (tom/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.