alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Warning Lamp Pekuncen Diperbaiki setelah Sempat Padam

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kenyamanan pengendara jalan saat melintas di jalur perkotaan menjadi atensi Pemkot Pasuruan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan rutin melakukan perawatan dan perbaikan rambu-rambu jalan. Perbaikan dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Selasa (21/7), sejumlah petugas Dishub memperbaiki warning lamp di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo. Menggunakan mobil sky lift, mereka memperbaiki warning lamp yang tak berfungsi sejak Senin (20/7).

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, perbaikan warning lamp ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin rambu-rambu jalan di seluruh Kota Pasuruan. Tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 400 juta. Tak hanya warning lamp, anggaran ini juga untuk perbaikan dan pemeliharaan rambu-rambu penunjuk arah.

“Itu bagian dari pemeliharaan rutin. Kalau warning lamp itu kami perbaiki karena lampunya mati. Ini untuk memastikan rambu bisa berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Andri menjelaskan, perbaikan ini bergantung pada kondisi di lapangan. Setiap hari petugas akan menyisir ruas jalan perkotaan. Setiap ada rambu-rambu yang rusak atau tidak menyala, pihaknya akan segera memperbaikinya. “Memang bergantung kondisi. Kalau memang tidak rusak atau tidak membutuhkan perbaikan, tidak kami ganti. Sebab, sifatnya hanya rutin dan saat darurat saja,” ujarnya. (riz/rud/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kenyamanan pengendara jalan saat melintas di jalur perkotaan menjadi atensi Pemkot Pasuruan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan rutin melakukan perawatan dan perbaikan rambu-rambu jalan. Perbaikan dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Selasa (21/7), sejumlah petugas Dishub memperbaiki warning lamp di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo. Menggunakan mobil sky lift, mereka memperbaiki warning lamp yang tak berfungsi sejak Senin (20/7).

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, perbaikan warning lamp ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin rambu-rambu jalan di seluruh Kota Pasuruan. Tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 400 juta. Tak hanya warning lamp, anggaran ini juga untuk perbaikan dan pemeliharaan rambu-rambu penunjuk arah.

“Itu bagian dari pemeliharaan rutin. Kalau warning lamp itu kami perbaiki karena lampunya mati. Ini untuk memastikan rambu bisa berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Andri menjelaskan, perbaikan ini bergantung pada kondisi di lapangan. Setiap hari petugas akan menyisir ruas jalan perkotaan. Setiap ada rambu-rambu yang rusak atau tidak menyala, pihaknya akan segera memperbaikinya. “Memang bergantung kondisi. Kalau memang tidak rusak atau tidak membutuhkan perbaikan, tidak kami ganti. Sebab, sifatnya hanya rutin dan saat darurat saja,” ujarnya. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/