alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Tabrakan Tiga Truk di Kejayan karena Sopir Mengantuk

PASURUAN, Radar Bromo – Kelalaian manusia lagi-lagi menjadi faktor pemicu kecelakaan lalu lintas. Tabrakan tiga truk di Jalan Kejayan—Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (20/5), juga diakibatkan faktor manusia.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Khunaefi mengatakan, kecelakaan tiga truk tersebut dipicu salah satu truk. Yaitu, truk engkel tanpa bak yang dikemudikan Lindocung, 39, warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Sebab, truk tersebut melaju dari arah Purwosari dengan kecepatan tinggi. Itulah yang kemudian memicu tabrakan pertama.

”Posisinya mengarah ke kanan,” kata Khunaefi.

Tiga Truk Tabrakan di Kejayan, Ada yang Luka Parah

Agus Siswanto, 45, yang mengemudikan dump truck bermuatan koral dari arah Kejayan tidak bisa menghindari tabrakan. Kedua kendaraan berat itu adu moncong. Hingga truk engkel terpelanting dan berbalik arah. Sementara dump truck kembali menabrak truk lain dari arah Purwosari.

”Dugaan kami karena human error,” kata Khunaefi.

Lindocung, sopir truk engkel dalam kecelakaan tersebut, mungkin mengalami microsleep. Tertidur sejenak. Akibatnya, dia tidak mampu mengendalikan kendaraan. Posisinya terus mengarah ke kanan dan memicu tabrakan.

PASURUAN, Radar Bromo – Kelalaian manusia lagi-lagi menjadi faktor pemicu kecelakaan lalu lintas. Tabrakan tiga truk di Jalan Kejayan—Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (20/5), juga diakibatkan faktor manusia.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Khunaefi mengatakan, kecelakaan tiga truk tersebut dipicu salah satu truk. Yaitu, truk engkel tanpa bak yang dikemudikan Lindocung, 39, warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Sebab, truk tersebut melaju dari arah Purwosari dengan kecepatan tinggi. Itulah yang kemudian memicu tabrakan pertama.

”Posisinya mengarah ke kanan,” kata Khunaefi.

Tiga Truk Tabrakan di Kejayan, Ada yang Luka Parah

Agus Siswanto, 45, yang mengemudikan dump truck bermuatan koral dari arah Kejayan tidak bisa menghindari tabrakan. Kedua kendaraan berat itu adu moncong. Hingga truk engkel terpelanting dan berbalik arah. Sementara dump truck kembali menabrak truk lain dari arah Purwosari.

”Dugaan kami karena human error,” kata Khunaefi.

Lindocung, sopir truk engkel dalam kecelakaan tersebut, mungkin mengalami microsleep. Tertidur sejenak. Akibatnya, dia tidak mampu mengendalikan kendaraan. Posisinya terus mengarah ke kanan dan memicu tabrakan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/