alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Berjualan di Jalan

PASURUAN, Radar Bromo – Penutupan pasar hewan di Kabupaten Pasuruan membuat para pedagang hewan kecele. Mereka berjualan di jalan. Misalnya, pasar hewan di Grati. Sabtu (21/5) siang, terlihat sejumlah pedagang hewan menjajakan dagangannya di jalan. Namun, kegiatan itu hanya berlangsung sebentar.

Andik, salah satu warga yang berbelanja di Pasar Grati, mengatakan, sekitar pukul 09.00, kemarin memang banyak pedagang hewan. Tidak hanya sapi, tapi juga pedagang kambing. Mereka berjualan di sisi timur pasar.

”Pasar hewan kan biasanya Sabtu dan Rabu di Grati. Tadi tutup banyak yang nggak tahu,” katanya.

Camat Grati Nanang Mujilaksono mengatakan, memang benar pedagang sapi sempat melakukan jual beli ternak di pinggir jalan. Lokasi pasnya di depan pasar hewan Grati.

”Iya, tadi pagi ada pedagang hewan yang berjualan di pinggir-pinggir jalan,” katanya.

Menurut Nanang, sebenarnya, kejadian itu bukan aksi protes. Para pedagang belum banyak tahu tentang kebijakan penutupan pasar hewan. Mereka yang jualan itu kebanyakan pedagang dari luar.

“Rata-rata pedagang memang dari Probolinggo. Jadi, mereka belum tahu info penutupan pasar,” terangnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Penutupan pasar hewan di Kabupaten Pasuruan membuat para pedagang hewan kecele. Mereka berjualan di jalan. Misalnya, pasar hewan di Grati. Sabtu (21/5) siang, terlihat sejumlah pedagang hewan menjajakan dagangannya di jalan. Namun, kegiatan itu hanya berlangsung sebentar.

Andik, salah satu warga yang berbelanja di Pasar Grati, mengatakan, sekitar pukul 09.00, kemarin memang banyak pedagang hewan. Tidak hanya sapi, tapi juga pedagang kambing. Mereka berjualan di sisi timur pasar.

”Pasar hewan kan biasanya Sabtu dan Rabu di Grati. Tadi tutup banyak yang nggak tahu,” katanya.

Camat Grati Nanang Mujilaksono mengatakan, memang benar pedagang sapi sempat melakukan jual beli ternak di pinggir jalan. Lokasi pasnya di depan pasar hewan Grati.

”Iya, tadi pagi ada pedagang hewan yang berjualan di pinggir-pinggir jalan,” katanya.

Menurut Nanang, sebenarnya, kejadian itu bukan aksi protes. Para pedagang belum banyak tahu tentang kebijakan penutupan pasar hewan. Mereka yang jualan itu kebanyakan pedagang dari luar.

“Rata-rata pedagang memang dari Probolinggo. Jadi, mereka belum tahu info penutupan pasar,” terangnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/