alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Lelang Proyek Payung Madinah Senilai Rp 2,5 M Bisa Dilakukan April Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Program Wali Kota Saifullah Yusuf untuk membangun payung madinah segera terwujud. Proyek payung hidrolis itu dilelang April mendatang. Jumlahnya enam unit. Harganya Rp 2,5 miliar per payung. Pemasangan payung itu ditarget tuntas tahun ini.

Anggaran pengadaan enam unit payung madinah itu disiapkan Rp 15 miliar dalam APBD 2022. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Basuki menerangkan, dinasnya memang perlu mematangkan perencanaan pemasangan payung madinah ini. Dia memastikan perencanaan sudah tuntas.

”Sekarang sudah masuk tahap lelang pengawasan,” kata Basuki.

Menurut dia, pembangunan payung madinah memang digarap bertahap. Dalam waktu dekat, dinasnya melanjutkan tahap lelang untuk menentukan siapa pelaksana proyek itu.

”Kira-kira lelang pelaksanaan nanti tiga minggu setelah proses lelang pengawasan dimulai,” ungkap Basuki.

Proyek pembangunan payung madinah itu bisa rampung tahun ini. Dia memperkirakan, pembangunannya memakan waktu sekitar tujuh bulan. Karena itu, masih ada waktu yang cukup untuk merealisasikannya.

”Masih cukup (waktunya). Insyaallah akan sesuai rencana,” katanya.

Basuki mengaku sudah meninjau workshop payung hidrolis tersebut. Namun, dipastikan proyek itu tetap berlangsung melalui mekanisme lelang. Peninjauan workshop hanya bersifat melihat untuk persiapan.

PASURUAN, Radar Bromo – Program Wali Kota Saifullah Yusuf untuk membangun payung madinah segera terwujud. Proyek payung hidrolis itu dilelang April mendatang. Jumlahnya enam unit. Harganya Rp 2,5 miliar per payung. Pemasangan payung itu ditarget tuntas tahun ini.

Anggaran pengadaan enam unit payung madinah itu disiapkan Rp 15 miliar dalam APBD 2022. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Basuki menerangkan, dinasnya memang perlu mematangkan perencanaan pemasangan payung madinah ini. Dia memastikan perencanaan sudah tuntas.

”Sekarang sudah masuk tahap lelang pengawasan,” kata Basuki.

Menurut dia, pembangunan payung madinah memang digarap bertahap. Dalam waktu dekat, dinasnya melanjutkan tahap lelang untuk menentukan siapa pelaksana proyek itu.

”Kira-kira lelang pelaksanaan nanti tiga minggu setelah proses lelang pengawasan dimulai,” ungkap Basuki.

Proyek pembangunan payung madinah itu bisa rampung tahun ini. Dia memperkirakan, pembangunannya memakan waktu sekitar tujuh bulan. Karena itu, masih ada waktu yang cukup untuk merealisasikannya.

”Masih cukup (waktunya). Insyaallah akan sesuai rencana,” katanya.

Basuki mengaku sudah meninjau workshop payung hidrolis tersebut. Namun, dipastikan proyek itu tetap berlangsung melalui mekanisme lelang. Peninjauan workshop hanya bersifat melihat untuk persiapan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/