Pulang Kunker, 30 Anggota DPRD Kota Pasuruan Masuk ODR

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sepulang melakukan kunjungan kerja (kunker), sejumlah anggota DPRD Kota Pasuruan, harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Sabtu (21/3), mereka juga dinyatakan sebagai orang dengan risiko (ODR) terjangkit virus korona atau Covid-19.

Para wakil rakyat ini menjalani pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Kandangsapi, Kota Pasuruan. Pemeriksaan dilakukan di kantor DPRD di Jalan Balai Kota, Kota Pasuruan, selama satu jam mulai pukul 11.00 sampai pukul 12.00. Suhu tubuh mereka dicek, serta dipantau memiliki sejumlah gejala yang umum terjangkit virus korona atau tidak. Syukur, suhu badan mereka masih normal, serta tidak ada gejala seperti batuk ataupun sesak napas.

Wakil Ketua I DPRD Kota Pasuruan Farid Misbah, mengaku menyambut positif atas pemeriksaan yang dilakukan Puskesmas Kandangsapi. Menurutnya, hal ini sebagai risiko pihaknya yang baru saja melakukan kunker ke Jawa Tengah. “Tentu ini sudah menjadi kewajiban kami. Sebab, kami baru saja pulang dari luar kota. Alhamdulillah hasilnya baik. Saya dinyatakan sehat,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Kandangsapi Ahmad Shohib menjelaskan, 30 anggota dewan masuk kategori ODR, karena mereka baru saja melakukan perjalanan. Dari hasil pemeriksaan suhu tubuh, masih normal, di bawah 37 derajat.

Perlakuan kedua dengan melihat apakah ada batuk atau pilek atau sesak yang dialami. Menurut Shobib, bila ada yang mengalaminya, akan masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP). Pengawasan itu akan dilakukan selama selama 14 hari di rumah dan tidak boleh keluar.

Jika selama masa pengawasan merasa batuk yang dialami semakin berat dengan mengalami nyeri di bagian dada, maka harus dilakukan isolasi di rumah sakit. Selanjutnya akan diperiksa dengan rapid test dan diambil swab tenggorok untuk dideteksi. Jika dinyatakan negatif, maka tidak ada masalah. “Alhamdulillah dari pemeriksaan ini tidak ada anggota dewan yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat maupun gejala umum korona. Namun, mereka masih ODR,” ujar Shohib.

Diketahui, puluhan anggota dewan ini baru saja melakukan kunker ke Jawa Tengah, selama empat hari mulai Rabu-Sabtu (18-21/3). Komisi 2 kunker ke Semarang dan Kudus, sedangkan Komisi 1 dan 3 berkunjung ke Semarang dan Boyolali. (riz/rud)