alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Empat Ribu Bantuan Pangan Non Tunai di Kab Pasuruan Lambat Cair

Menurut Risma, bantuan yang belum tersalur terjadi karena beberapa hal. Antara lain tidak hadir saat penyaluran sebanyak 4.412 KPM. Ada juga yang sudah mampu atau gradasi dari penerima bantuan. Ada juga yang karena meninggal tanpa ahli waris, pindah alamat, dan tidak ditemukan.

“Dan tadi saya menemukan ada yang sampai 8 bulan belum tersalurkan. Ini harus ada intervensi khusus. Karena secara teori sebetulnya maksimal itu 6 bulan sudah harus diterima,” paparnya

Ia berharap, dalam dua hari setelah kunjungannya sebanyak 4.000 BPNT sudah tersalurkan agar bisa segera dimanfaatkan oleh penerima. “Saya paksakan dua hari ini bisa selesai 4.000 lebih untuk anggaran yang tahun 2021,” tambahnya.

Risma juga berharap, Pemkab Pasuruan aktif mengontrol penyaluran bantuan sosial itu secara rutin. Termasuk memantau perkembangan penerima bantuan dari sisi ekonomi keluarga. Apakah memang masih layak menerima bantuan atau sudah dapat dikategorikan mampu.

“Sedangkan kalau ada masyarakat yang kurang mampu dan tidak mendapat bantuan? Apa yang bisa mereka lakukan? Silakan Pemkab nanti membantu mengusulkan ke Kemensos,” jelasnya.

Dia memastikan usulan tersebut akan dievaluasi setiap bulan. Sebab, perbaruan data penerima bantuan kali ini diperingkas. Bila sebelumnya updating data dilakukan setiap enam bulan. Sekarang updating dilakukan tiap bulan.

Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron mengatakan, BPNT sudah dilaksanakan Kemensos sejak tahun 2017 dan di tahun 2021 ditujukan untuk 131.062 KPM. Yang sudah disalurkan 124.614 KPM.

Menurut Risma, bantuan yang belum tersalur terjadi karena beberapa hal. Antara lain tidak hadir saat penyaluran sebanyak 4.412 KPM. Ada juga yang sudah mampu atau gradasi dari penerima bantuan. Ada juga yang karena meninggal tanpa ahli waris, pindah alamat, dan tidak ditemukan.

“Dan tadi saya menemukan ada yang sampai 8 bulan belum tersalurkan. Ini harus ada intervensi khusus. Karena secara teori sebetulnya maksimal itu 6 bulan sudah harus diterima,” paparnya

Ia berharap, dalam dua hari setelah kunjungannya sebanyak 4.000 BPNT sudah tersalurkan agar bisa segera dimanfaatkan oleh penerima. “Saya paksakan dua hari ini bisa selesai 4.000 lebih untuk anggaran yang tahun 2021,” tambahnya.

Risma juga berharap, Pemkab Pasuruan aktif mengontrol penyaluran bantuan sosial itu secara rutin. Termasuk memantau perkembangan penerima bantuan dari sisi ekonomi keluarga. Apakah memang masih layak menerima bantuan atau sudah dapat dikategorikan mampu.

“Sedangkan kalau ada masyarakat yang kurang mampu dan tidak mendapat bantuan? Apa yang bisa mereka lakukan? Silakan Pemkab nanti membantu mengusulkan ke Kemensos,” jelasnya.

Dia memastikan usulan tersebut akan dievaluasi setiap bulan. Sebab, perbaruan data penerima bantuan kali ini diperingkas. Bila sebelumnya updating data dilakukan setiap enam bulan. Sekarang updating dilakukan tiap bulan.

Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron mengatakan, BPNT sudah dilaksanakan Kemensos sejak tahun 2017 dan di tahun 2021 ditujukan untuk 131.062 KPM. Yang sudah disalurkan 124.614 KPM.

MOST READ

BERITA TERBARU

/