alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Madin-TPQ di Kab Pasuruan Dapat Kelonggaran Belajar Tatap Muka

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo–Pemkab Pasuruan sejauh ini memastikan pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan di wilayahnya. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung menjadi salah satu faktor utama di tengah pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron di sela-sela kunjungannya ke kantor Dispendik Kabupaten Pasuruan kemarin (21/1). Ia menyampaikan, pemkab belum mengeluarkan kebijakan untuk pembelajaran tatap muka di tingkat SD ataupun SMP.

Langkah tersebut dilakukan, bukan tanpa alasan. Wabah korona yang masih merajalela menjadi faktornya. “Apalagi, PPKM kan masih diberlakukan,” sambung dia.

Pria yang juga akrab disapa Gus Mujib itu memandang, pembelajaran dari rumah masih menjadi pilihan. Hal ini untuk menghindari paparan wabah korona kepada pelajar. “Apalagi, saat ini yang patut diwaspadai, adanya klaster keluarga,” imbuhnya.

Meski begitu, kebijakan tersebut kini banyak dipertanyakan. Sebab, Pemkab hanya memberlakukan sistem daring untuk pelajar SD dan SMP umum.

Sementara untuk Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) tetap banyak yang memilih memberlakukan pembelajaran tatap muka.

Berkaitan dengan hal itu, Gus Mujib menjelaskan, pemkab memiliki pertimbangan lain. Ia menguraikan, untuk TPQ dan Madin, kecenderungan merupakan anak-anak ataupun pengajar yang berada di wilayah sekitar.

Berbeda dengan SD atau bahkan SMP. Karena rata-rata pelajar ataupun gurunya, merupakan warga luar kampung setempat. “Kalau guru SD dan SMP, kecenderungannya kan bukan warga sekitar. Berbeda dengan Madin dan TPQ. Dominan berada di satu kampung, baik gurunya ataupun santrinya,” jelasnya.

Hal ini yang akhirnya membuat sebagian lembaga TPQ dan Madin memilih tatap muka. “Tentunya, harus menerapkan protokoler kesehatan,” jelasnya. (one/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo–Pemkab Pasuruan sejauh ini memastikan pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan di wilayahnya. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung menjadi salah satu faktor utama di tengah pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron di sela-sela kunjungannya ke kantor Dispendik Kabupaten Pasuruan kemarin (21/1). Ia menyampaikan, pemkab belum mengeluarkan kebijakan untuk pembelajaran tatap muka di tingkat SD ataupun SMP.

Langkah tersebut dilakukan, bukan tanpa alasan. Wabah korona yang masih merajalela menjadi faktornya. “Apalagi, PPKM kan masih diberlakukan,” sambung dia.

Mobile_AP_Half Page

Pria yang juga akrab disapa Gus Mujib itu memandang, pembelajaran dari rumah masih menjadi pilihan. Hal ini untuk menghindari paparan wabah korona kepada pelajar. “Apalagi, saat ini yang patut diwaspadai, adanya klaster keluarga,” imbuhnya.

Meski begitu, kebijakan tersebut kini banyak dipertanyakan. Sebab, Pemkab hanya memberlakukan sistem daring untuk pelajar SD dan SMP umum.

Sementara untuk Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) tetap banyak yang memilih memberlakukan pembelajaran tatap muka.

Berkaitan dengan hal itu, Gus Mujib menjelaskan, pemkab memiliki pertimbangan lain. Ia menguraikan, untuk TPQ dan Madin, kecenderungan merupakan anak-anak ataupun pengajar yang berada di wilayah sekitar.

Berbeda dengan SD atau bahkan SMP. Karena rata-rata pelajar ataupun gurunya, merupakan warga luar kampung setempat. “Kalau guru SD dan SMP, kecenderungannya kan bukan warga sekitar. Berbeda dengan Madin dan TPQ. Dominan berada di satu kampung, baik gurunya ataupun santrinya,” jelasnya.

Hal ini yang akhirnya membuat sebagian lembaga TPQ dan Madin memilih tatap muka. “Tentunya, harus menerapkan protokoler kesehatan,” jelasnya. (one/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2