alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

SMPN 1 Bangil Konsisten Cetak Generasi Religius Berprestasi

PANDEMI Covid-19 yang belum berlalu. Meski begitu, proses pembelajaran di SMPN 1 Bangil terus berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Berbagai program dan kegiatan terus dilakukan untuk mencetak generasi muda yang religius dan berprestasi.

SMPN 1 Bangil memiliki visi; Mewujudkan lulusan yang religius, unggul dalam prestasi, berwawasan global, berdasarkan imtak dan iptek, serta peduli dan berbudaya lingkungan.

Kepala SMPN 1 Bangil Hj Prapti, S.Pd.,M.Pd. mengatakan, selama pandemi, proses pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dengan melakukan penerapan prokes ketat dan terbatas. “Meskipun semua kegiatan masih dilakukan terbatas dan sesuai prokes, tapi tetap output pembelajaran agar siswa-siswi memilih wawasan, religius, dan bisa ber­prestasi,” terangnya.

ANTIKORUPSI: Siswa dan siswi SMPN 1 Bangil melakukan demonstrasi antikorupsi.
PENGEMBANGAN LITERASI: Kunjungan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur untuk survei pengembangan literasi dan numerasi di SMPN 1 Bangil.

Pada 2021 ini, sekolah setempat juga mulai mengadakan Khotmil Quran pagi. Bergiliran ada yang membaca Al­quran sebelum pembelajaran dimulai. Termasuk tiap kelas ada kegiatan tadarus dengan target 1 bulan bisa sekali khatam Alquran.

Tak hanya itu, pendidikan antikorupsi juga diberikan. Di tiap mata pelajaran. Tujuannya, agar siswa dan siswi menyadari bahaya korupsi bagi kehidupan dan negara. “Termasuk ada kampanye dan yel-yel yang dilakukan siswa sam­pai membuat poster antikorupsi,” ujarnya.

PANDEMI Covid-19 yang belum berlalu. Meski begitu, proses pembelajaran di SMPN 1 Bangil terus berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Berbagai program dan kegiatan terus dilakukan untuk mencetak generasi muda yang religius dan berprestasi.

SMPN 1 Bangil memiliki visi; Mewujudkan lulusan yang religius, unggul dalam prestasi, berwawasan global, berdasarkan imtak dan iptek, serta peduli dan berbudaya lingkungan.

Kepala SMPN 1 Bangil Hj Prapti, S.Pd.,M.Pd. mengatakan, selama pandemi, proses pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dengan melakukan penerapan prokes ketat dan terbatas. “Meskipun semua kegiatan masih dilakukan terbatas dan sesuai prokes, tapi tetap output pembelajaran agar siswa-siswi memilih wawasan, religius, dan bisa ber­prestasi,” terangnya.

ANTIKORUPSI: Siswa dan siswi SMPN 1 Bangil melakukan demonstrasi antikorupsi.
PENGEMBANGAN LITERASI: Kunjungan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur untuk survei pengembangan literasi dan numerasi di SMPN 1 Bangil.

Pada 2021 ini, sekolah setempat juga mulai mengadakan Khotmil Quran pagi. Bergiliran ada yang membaca Al­quran sebelum pembelajaran dimulai. Termasuk tiap kelas ada kegiatan tadarus dengan target 1 bulan bisa sekali khatam Alquran.

Tak hanya itu, pendidikan antikorupsi juga diberikan. Di tiap mata pelajaran. Tujuannya, agar siswa dan siswi menyadari bahaya korupsi bagi kehidupan dan negara. “Termasuk ada kampanye dan yel-yel yang dilakukan siswa sam­pai membuat poster antikorupsi,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/