alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Ditinggal Belanja Semenit, Honda Beat Milik Warga Sekargadung Raib

PURWOREJO, Radar Bromo – Nahas menimpa warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rani Anggraini, 35. Senin (20/12), ia harus kehilangan motornya. Padahal, hanya ditinggal sebentar untuk membeli pasta gigi.

Korban kemalingan sekitar pukul 05.10. Saat itu, korban hendak membeli pasta gigi di salah satu toko yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Namun, sebelum ke toko, korban mampir ke tempat welijo. Lokasinya berada di selatan rumahnya.

Tri Kurniawan Pamungkas, 26, adik korban mengatakan, setiap pagi keluarganya memang membeli kebutuhan dapur kepada wlijo. Karenanya, setelah dari wlijo, kakaknya langsung menuju toko langganannya untuk membeli odol. “Toko tempat kejadian itu memang langganan keluarga,” ujarnya.

Karena hanya hendak membeli pasta gigi, korban tidak mengunci stang motornya. Tetapi, kunci motornya tetap dibawa. Bahkan, helmnya tidak sampai dicopot. “Pikirnya hanya sebentar. Kan hanya beli satu barang. Kemudian langsung pulang,” jelasnya.

Motor itu diparkir berjarak sekitar 10 meter dari toko. Sekitar satu menit kemudian, korban mendengar motornya digas orang. Kontan korban menoleh. Ternyata benar, motornya telah gondol maling.

“Parkiran tokonya penuh. Jadi parkir di sebelahnya. Memang tidak kelihatan. Tetapi, Mbak mendengar kalau ada yang ngegas. Disamperin, sudah dibawa kabur,” jelas Kurniawan.

Kejadian ini membuat korban kaget. Ia pulang dan berteriak mengabarkan kepada keluarganya. Kurniawan mengaku, awalnya mengira ada kabar duka layaknya orang meninggal.

PURWOREJO, Radar Bromo – Nahas menimpa warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rani Anggraini, 35. Senin (20/12), ia harus kehilangan motornya. Padahal, hanya ditinggal sebentar untuk membeli pasta gigi.

Korban kemalingan sekitar pukul 05.10. Saat itu, korban hendak membeli pasta gigi di salah satu toko yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Namun, sebelum ke toko, korban mampir ke tempat welijo. Lokasinya berada di selatan rumahnya.

Tri Kurniawan Pamungkas, 26, adik korban mengatakan, setiap pagi keluarganya memang membeli kebutuhan dapur kepada wlijo. Karenanya, setelah dari wlijo, kakaknya langsung menuju toko langganannya untuk membeli odol. “Toko tempat kejadian itu memang langganan keluarga,” ujarnya.

Karena hanya hendak membeli pasta gigi, korban tidak mengunci stang motornya. Tetapi, kunci motornya tetap dibawa. Bahkan, helmnya tidak sampai dicopot. “Pikirnya hanya sebentar. Kan hanya beli satu barang. Kemudian langsung pulang,” jelasnya.

Motor itu diparkir berjarak sekitar 10 meter dari toko. Sekitar satu menit kemudian, korban mendengar motornya digas orang. Kontan korban menoleh. Ternyata benar, motornya telah gondol maling.

“Parkiran tokonya penuh. Jadi parkir di sebelahnya. Memang tidak kelihatan. Tetapi, Mbak mendengar kalau ada yang ngegas. Disamperin, sudah dibawa kabur,” jelas Kurniawan.

Kejadian ini membuat korban kaget. Ia pulang dan berteriak mengabarkan kepada keluarganya. Kurniawan mengaku, awalnya mengira ada kabar duka layaknya orang meninggal.

MOST READ

BERITA TERBARU

/