alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Kurang 2 Pekan, Rehab Eks Pasar Burung Kebonagung Baru Selesai Separo

PASURUAN, Radar Bromo – Sisa waktu rehab kios eks pasar burung di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, makin terbatas. Dalam waktu dua minggu, proyek harus selesai. Namun, di lapangan, progres pekerjaannya baru separo target atau 50 persen.

Proyek yang dibiayai APBD Kota Pasuruan itu sebenarnya diberi tenggat penyelesaian tiga bulan atau 90 hari kerja. Dimulai sejak Agustus dan harus selesai pada November.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko berharap pekerjaan tersebut bisa tuntas tepat waktu. Walaupun saat ini progresnya masih sekitar separo. “Sekarang progresnya di angka 50,99 persen. Kami berharap bisa selesai tepat waktu,” kata Gustap.

Menurut Gustap, pengerjaan proyek itu memang memakan waktu. Pihak ketiga yang memenangi lelang proyek senilai Rp 400 juta, itu lebih dulu harus membongkar bangunan lama yang sudah tak terpakai. Sebab, kondisinya sudah lapuk.

Setelah dibongkar, baru kemudian direhab. Sehingga nantinya kios bisa tetap aman bila kembali difungsikan.

“Tahap awal memang perlu pembongkaran. Sekarang untuk pembangunan kios yang baru tengah berjalan,” jelasnya.

Di lokasi tersebut, sedikitnya ada 30 kios yang direhab. Semuanya sudah tidak layak ditempati. Meski sebelum proyek rehab berjalan, masih ada beberapa kios yang ditempati.

Gustap memastikan, dengan rehab itu kios di lokasi tersebut bakal lebih nyaman.“Dari sisi keamanannya juga harus diperhatikan karena itu aset daerah,” sebutnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Sisa waktu rehab kios eks pasar burung di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, makin terbatas. Dalam waktu dua minggu, proyek harus selesai. Namun, di lapangan, progres pekerjaannya baru separo target atau 50 persen.

Proyek yang dibiayai APBD Kota Pasuruan itu sebenarnya diberi tenggat penyelesaian tiga bulan atau 90 hari kerja. Dimulai sejak Agustus dan harus selesai pada November.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko berharap pekerjaan tersebut bisa tuntas tepat waktu. Walaupun saat ini progresnya masih sekitar separo. “Sekarang progresnya di angka 50,99 persen. Kami berharap bisa selesai tepat waktu,” kata Gustap.

Menurut Gustap, pengerjaan proyek itu memang memakan waktu. Pihak ketiga yang memenangi lelang proyek senilai Rp 400 juta, itu lebih dulu harus membongkar bangunan lama yang sudah tak terpakai. Sebab, kondisinya sudah lapuk.

Setelah dibongkar, baru kemudian direhab. Sehingga nantinya kios bisa tetap aman bila kembali difungsikan.

“Tahap awal memang perlu pembongkaran. Sekarang untuk pembangunan kios yang baru tengah berjalan,” jelasnya.

Di lokasi tersebut, sedikitnya ada 30 kios yang direhab. Semuanya sudah tidak layak ditempati. Meski sebelum proyek rehab berjalan, masih ada beberapa kios yang ditempati.

Gustap memastikan, dengan rehab itu kios di lokasi tersebut bakal lebih nyaman.“Dari sisi keamanannya juga harus diperhatikan karena itu aset daerah,” sebutnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/